Tekan TBC, Dinkes-Puskesmas Cianjur Buka Pelayanan Pengobatan Gratis
Dinkes Cianjur dan Puskesmas terus berupaya menekan penyebaran TBC salah satunya dengan pengobatan gratis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Berbagai upaya dilkaukan Dinkes dan Puskemas di Cianjur untuk mencegah dan penanganan TBC, di antaranya dengan pengobatan gratis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cianjur Javed Mataputung mengatakan, selama periode Januari hingga Juni 2026 terdapat 5.763 kasus TBC dan 25 orang diantaranya meninggal dunia.
Ia menyebutkan, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk mendata jumlah kasus penyebaran TBC guna mengetahui cara penanganan selanjutnya, selain memberikan edukasi pencegahan TBC ke masyarakat potensial terpapar.
"Sedangkan bagi masyarakat yang mengidap TBC diberikan pengobatan di puskesmas setempat secara gratis. Terdata dari 5.763 orang warga positif TBC, 4.643 di antaranya sedang menjalani pengobatan," katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/7/2026).
Dari hasil pendataan, penyebaran TBC di Cianjur hampir merata menyebar di 32 kecamatan. Baik Cianjur Utara hingga Selatan dengan penyebaran melewati udara.
Pihaknya bersama tenaga kesehatan di setiap Puskesmas menggencarkan edukasi dan sosialisasi terkait pola hidup sehat serta menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah agar terhindari dari berbagai penyakit menular, termasuk TBC.
Penyebaran TBC, kata dia, paling potensial melalui udara. Paparan mikroba tuberkulosis dapat menular dari batuk penderita atau saat membuang dahak sembarang terbawa udara dapat menular pada orang sekitar.
"Kami juga meminta masyarakat rutin melakukan cek kesehatan ke puskesmas atau klinik terdekat, guna memastikan kondisi kesehatannya, ketika terpapar segera berobat rutin ke puskesmas dan tidak dipungut biaya," katanya.
Bagi masyarakat yang terpapar dapat menuntaskan pengobatan secara rutin di Puskesmas atau layanan kesehatan lainnya, serta menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas sehari-hari terutama di luar rumah.
Editor : Ahmad Sayuti

