KPU Jabar Pastikan PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Berjalan Transparan
Saat ini, KPU Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan rekapitulasi penghitungan suara dari gelaran PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemungutan Suara Ulang PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya telah rampung dilaksanakan pada Sabtu 19 April 2025 kemarin.
Saat ini, KPU Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan rekapitulasi penghitungan suara dari gelaran PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tersebut.
Ketua KPU Jabar Ahmad Nur Hidayat memastikan, sejauh ini rekapitulasi PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya telah berjalan transparan.
"Untuk memastikan sisi transparansi kepada publik, kami sudah meminta KPU Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan pendokumentasian C Hasil, daftar hadir dan lain-lain di 2.847 TPS se-Kabupaten Tasikmalaya untuk memotret dan mengunggah dalam aplikasi Sirekap," kata Ahmad dalam keterangannya, Minggu 20 April 2025.
Dimana lanjut dia, proses rekapitulasinya telah selesai pada Sabtu malam dan terdata di aplikasi Sirekap.
"Dan pada pukul 20.38 semua TPS sudah terunggah, artinya penggunaan Sirekap Mobile TPS sudah 100 persen," ucapnya.
Publik sendiri lanjut Ahmad, dapat mengecek hasil penghitungan suara melalui potral/laman: https://pilkada2024.kpu.go.id/.
"Langkahnya, Klik > Pemilihan Bupati/Walikota; Klik > Jawa Barat; Klik > Tasikmalaya (U). Kemudian silakan klik Kecamatan, Desa/Kelurahan dan TPS yang dituju. Hasilnya dapat terlihat secara jelas dan transparan," paparnya.
Dia melanjutkan, saat ini KPU Jabar mendorong agar KPU Kabupaten Tasikmalaya dapat memastikan kesiapan panitia pemilihan kecamatan (PPK).
"Untuk pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan oleh PPK secara serentak tanggal 21-22 April 2025 dimulai pukul 09.00," kata dia.
Kemudian di 23 April 2025 rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten dan penetapan hasil pemilihan oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya.
"Seluruh tahapan PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya menurut saya sudah sesuai dengan regulasi, disertai dengan transparansi dan keterbukaan informasi bagi publik," terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman turut meninjau pelaksanaan PSU Pilkada Tasikmalaya.
Salah satu yang dikunjungi adalah TPS 10 Kampung Babakan Kaliki, RT 004/RW 007, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Herman memperkirakan tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya pada PSU di kisaran 65-75 persen.
"Hari ini adalah puncak pelaksanaan PSU untuk Kabupaten Tasikmalaya, dan kami bersama Forkopimda baik Provinsi maupun Kabupaten bahu-membahu untuk men-support KPU Kabupaten Tasikmalaya," tutur Herman.
Ia berharap pelaksanaan PSU lancar, serta berjalan secara jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia.
KPUD dikawal oleh Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya dan Pemda Provinsi Jabar mendukung dari sisi anggaran, dimana pada kebutuhan anggaran PSU ini mencapai Rp50 miliar dan berdasarkan kesepakatan Gubernur Jawa Barat dan Bupati Tasikmalaya kebutuhan tersebut ditanggung bersama.
"Maka dari Provinsi Jabar sudah cair Rp25 miliar karena kita sepakat Pak Gubernur dan Pak Bupati masing-masing setengah-setengah," ujar Herman.
"Sebagai bentuk tanggung jawab kami dan tempo hari sudah cair semua sesuai rencana, Untuk penganggaran tentu kami berharap pengadministrasian, penyelenggaraan dan pertanggungjawabannya tertib," imbuhnya.
Herman mengatakan pula setelah proses pencoblosan yang berakhir pada pukul 13.00 WIB, maka akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Ia berharap semua proses berjalan semestinya sehingga didapat hasil PSU yang terbaik dan sesuai dengan harapan warga Jabar di Kabupaten Tasikmalaya.
"Terkait partisipasi masyarakat, tentu harapan kita maksimal. Kami prediksi partisipasi masyarakat di kisaran 65 sampai 70 persen. Harapan kami bisa tembus 80 persen. Kita tunggu terakhir pukul 13.00," katanya.
Herman menyebut pula bahwa logistik semuanya tersalurkan dengan baik, kemudian insentif juga sudah cair, Pemda Kabupaten Tasikmalaya sudah menyalurkan ke KPUD, Bawaslu dan instansi lainnya sampai ke petugas linmas.
"Over all pelaksanaan PSU lancar dan apapun hasilnya mudah-mudahan itu yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," tambahnya.
Sementara itu Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen menuturkan, semua aspek pada PSU kali ini berjalan lancar.
"Dari awal pembiayaan _ready_, logistik sampai kebutuhan di lapangan semua terpenuhi dengan baik dan keamanan ketertiban semua terkendali," ujar Zen.
PSU Pilkada Tasikmalaya diikuti tiga pasangan calon bupati-wakil bupati, yakni nomor urut 1 pasangan Iwan Saputra-Dede Muksit Aly, nomor urut 2 pasangan Cecep Nurul Yakin (petahana Wakil Bupati Tasikmalaya)-Asep Sopari Al-Ayubi dan nomor urut 3 pasangan Ai Diantani (pengganti calon Bupati Ade Sugianto)-Iip Miftahul Paoz.
Tiga pasangan calon itu memperebutkan suara dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.418.928 jiwa tersebar di 2.847 TPS, di 351 desa, 39 kecamatan.
Sejauh ini, pasangan nomor urut 2 pasangan Cecep Nurul Yakin (petahana Wakil Bupati Tasikmalaya)-Asep Sopari Al-Ayubi yang diusung Partai Gerindra, PPP, PKS dan Demokrat mengklaim berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, telah memenangkan perolehan suara paling banyak dibandingkan pasangan calon lainnya, dengan capaian persentase sebesar 53,91 persen.
Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Amir Mahpud mengatakan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh Indikator Indonesia di internal hasilnya pasangan Cecep-Asep unggul, sedangkan pasangan calon lain nomor urut 1 meraih 16,91 persen dan nomor urut 2 yakni Ai-Lip mendapatkan 29,18 persen.
Da menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang sudah memilih pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 2, sehingga bisa memperoleh suara paling besar.
"Semoga bisa mewujudkan visi dan misi serta harapan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya serta perbaikan dan perubahan di Kabupaten Tasikmalaya," kata Amir saat jumpa pers hasil penghitungan cepat di Primajasa Exhibition Center, Singaparna kemarin.
Editor : Doni Ramdhani


