KPU Simulasikan Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Bogor
Bertempat di halaman dan Gudang KPU Kabupaten Bogor, KPU melakukan simulasi distribusi logistik untuk Pemilu 2024 mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Bertempat di halaman dan Gudang KPU Kabupaten Bogor, KPU melakukan simulasi distribusi logistik untuk Pemilu 2024 mendatang.
"Hari kami melakukan kegiatan penting berupa simulasi distribusi logistik Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Bogor. Kami ingin nantinya distribusi tepat jenis logistik, tepat sasaran, tepat jumlah dan tempat waktu," ujar Ketua KPU Hasyim Asyari kepada wartawan, Kamis 27 Juli 2023.
Hasyim Asyari menuturkan, distribusi logistik itu menjadi fokus perhatian KPU. Sebab, pada 14 Februari 2024 waktu hajatan demokrasi Pemilu 2024 itu berlangsung akan ada pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan legislatif (Pileg) DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD.
"Ada 2.700 daerah pemilihan dan ada 5 jenis Pemilu dan surat suara yang harus dicoblos oleh pemilih, oleh itu kita butuh ketepatan dalam distribusi logistik," tutur Hasyim Asyari.
Ia menambahkan, dipilihnya KPU Kabupaten Bogor sebagai tempat simumasi karena selain dekat dengan Kantor DPR, dari jumlah pemilih dan luasnya wilayah menjadi pertimbangan KPU.
"Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih dari 3,8 juta jiwa, lalu junlah TPSnya juga mencapai belasan ribu hingga kami ingin melakukan simulasi distribusi logistik di KPU Kabupaten Bogor," tambahnya.
Hasyim menuturkan, KPU juga bakal memastikan terlaksananya standar operasional pendistribusian logistik, kalau ada surat atau kotak suara yang suara, bagaimana proses permohonan pergantian dan pemusnahannya hingga tidak menjadi suatu kesalahan.
"SOP distribusi logistik Pemilu harus dilaksanakan secara baik dan simulasi di KPU Kabupaten Bogor ini menjadi contoh untuk KPU daerah lainnya," tutur Hasyim.
Ia mengharapkan KPU kabupaten/kota harus melakukan simulasi distribusi logistik ke kecamatan-kecamatan, lalu ke kelurahan dan desa yang ada di masing-masing wilayahnya.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

