Kurang dari 3 Jam, Polisi Ringkus Pembacok Driver Online di Banjar

Kurang dari 3 jam Sat Reskrim Polres Banjar berhasil meringkus pelaku penganiyaan yang menimpa driver online

Kurang dari 3 Jam, Polisi Ringkus Pembacok Driver Online di Banjar
Ilustrasi penganiayaan driver online di Banjnar.

INILAHKORAN.ID – Satreskrim Polres Banjar bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan terhadap seorang driver online Grab Car yang terjadi di kawasan Simpang 3 Stasiun Banjar. Terduga pelaku berhasil diringkus kurang dari tiga jam setelah kejadian.

Pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam berinisial MRA alias Abom ditangkap oleh Tim Khusus (Timsus) Satreskrim Polres Banjar pada Sabtu (7/2/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif sejak menerima laporan dari korban.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Heru Samsul Bahri, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu mendapat laporan kejadian penganiayaan yang menimpa driver online tersebut.

“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengidentifikasi pelaku,” kata AKP Heru Samsul Bahri melalui rilis Humas Polres Banjar, Senin 9 Februari 2026.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, polisi berhasil mengantongi ciri-ciri terduga pelaku beserta arah pelariannya. Tim kemudian melakukan pengejaran hingga ke sejumlah lokasi.

Pelaku diketahui sempat melarikan diri ke wilayah pengairan Dobo. Setelah itu, MRA bersembunyi di rumah saudaranya di kawasan Perumahan GBR, wilayah Purwaharja.

“Timsus kemudian bergerak ke lokasi persembunyian dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan,” ujar Heru.

Usai ditangkap, MRA langsung digelandang ke Mapolres Banjar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebila golok berwarna hitam yang diduga kuat digunakan pelaku saat melakukan pembacokan.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan melengkapi administrasi penyidikan untuk proses hukum selanjutnya,” jelas Heru.

Diketahui, korban dalam peristiwa tersebut adalah seorang driver Grab Car bernama Herliadi (37). Ia menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat kejadian, Herliadi tengah menunggu penumpang sambil ngopi di sebuah warung di dekat pertigaan jalan arah Stasiun Banjar. Namun, tiba-tiba pelaku datang dan menuduh korban melihat ke arahnya.

“Dia datang terus bilang kenapa kamu lihat-lihat. Padahal saya tidak melihat dia,” kata Herliadi.

Tak lama kemudian, pelaku mengancam korban dan meminta uang untuk membeli rokok. Karena belum mendapatkan penumpang, korban mengaku tidak memiliki uang dan menolak permintaan tersebut.

“Dia minta uang buat beli rokok, tapi saya bilang belum narik penumpang,” ungkapnya.

Setelah penolakan itu, pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan senjata tajam hingga korban mengalami luka. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik sebelum korban akhirnya mendapatkan pertolongan.


Editor : Ahmad Sayuti