Lakukan Ini Sebagai Persiapan Hadapi Hari Kiamat, Ustadzah Haneen Akira: Tidak Ada Penolong Selain Rasulullah
Kelak semua orang hanya sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Ibu, bapak, saudara, suami dan istri, bahkan anak kita pun tidak peduli.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Sebagai muslim yang taat kepada Allah SWT, kita harus senantiasa beriman kepada hari kiamat.
Artinya percaya bahwa satu saat kita pasti mengalami masa dibangkitkan dari kubur untuk penghisaban.
Kelak semua orang hanya sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Ibu, bapak, saudara, suami dan istri, bahkan anak kita pun tidak peduli.
Baca Juga: DPRD Jabar Dukung Penuh Alokasi Anggaran Program Sadesha Alquran
Hanya ada satu penolong umat muslim di hari kiamat, yaitu Rasulullah SAW. Beliau adalah orang pertama yang Allah bangkitkan.
Kenapa Rasulullah SAW bisa jadi orang pertama yang dibangkitkan?
Karena Rasulullah ingin melihat kuburan umat-umatnya retak, melihat dibangkitkan semua orang yang telah mati, kata Ustadzah Haneen Akira.
“Tentu bukan hanya ingin menonton, tapi dia bersiap menolong umatnya,” jelas Ustadzah Haneen Akira.
Baca Juga: Tolak Tawaran Sutradara untuk Nyanyikan OST 'Snowdrop', Ini Alasan Jisoo BLACKPINK
Umat muslim yang sering melantunkan shalawat terhadap Rasulullah, pasti merasa aman saat dibangkitkan.
“Ummati ummati, doa Rasulullah SAW terhadap kita, kita aman jangan panik,” lanjutnya.
Menurutnya, semua nyawa yang dibangkitkan kembali nanti akan bingung dan takut. Tapi Rasulullah datang untuk menenangkan.
“Ana lahaa, aku yang akan menolongnya, kata Rasul,” lanjutnya lagi.
Baca Juga: Spoiler Ghost Doctor Episode 12 Selasa 8 Februari: Kemarahan Cha Young Min Pada Go Seung Tak
Maka diakhir videonya dikatakan bahwa perbanyak shalawat terhadap Rasulullah dan mengharap syafaat darinya untuk harus dilakukan. Minimal 100 kali dalam sehari.
Pada hari kiamat nanti, Rasulullah sibuk mencari umat-umatnya, membela dihadapan Allah supaya umatnya tidak disiksa dan masuk surga.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


