Lantaran Kantin Sekolah Tutup saat PTM 100 Persen di Kota Bandung, Siswa Wajib Bawa Bekal Sendiri
Kendati PTM 100 Persen di Kota Bandung diberlakukan, kantin sekolah masih dilarang buka. Lantaran hal itu, siswa wajib membawa bekal sendiri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kendati PTM 100 Persen di Kota Bandung diberlakukan, kantin sekolah masih dilarang buka. Untuk itu, siswa wajib membawa bekal sendiri.
Kepala SMAN 5 Bandung Heru Ekowati membenarkan kantin sekolah tidak boleh buka. Sebab, di kantin itu risiko kerumunan anak-anak bakal terjadi. Lantaran hal itu, saat mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM 100 Persen di Kota Bandung itu siswa wajib membawa bekal sendiri.
Dia mengatakan, PTM 100 Persen di Kota Bandung itu kondisinya sangat berbeda jauh saat sebelum pandemi. Kini, para peserta didik atau siswa wajib membawa bekal sendiri saat sedang istirahat. Namun, di SMAN 5 Bandung ini pihaknya mengupayakan mirip dengan kondisi normal sebelum pandemi.
Baca Juga: PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung Utamakan Kelas XII Belajar di Ruangan
"Mata pelajarannya juga tidak seperti kondisi biasa, kalau biasa kan kita masuk pukul 6.30 dan keluar pulang pukul 15.00 WIB. Karena yang dibolehkan hanya 6 jam pelajaran dan tidak boleh lebih, ya siswa saat mengikuti jam pelajaran di sekolah juga jadi dipersingkat," jelasnya.
Di SMAN 5 Bandung, lanjut dia, pihaknya memiliki satgas sekolah. Fungsinya, untuk menjaga anak-anak dari kerumunan massal dan ketika ada yang sakit, dibantu oleh satgas sekolah.
"Kami memiliki satgas Covid-19 sekolah. Mereka sangat hati-hati dengan permasalahan ini," katanya.
Baca Juga: Tahap Pertama PTM 100 Persen di Kota Bandung Diikuti 330 Sekolah
Selain itu, sampai saat ini, siswa-siswi SMAN 5 Bandung belum ada yang dipulangkan oleh pihak sekolah karena sakit. Pihak sekolah terus menjaga siswa-siswinya, baik dari guru maupun dari satgas Covid-19.
"Alhamdulillah tidak ada yang dipulangkan siswa-siswinya," ucapnya.
Pihak sekolah, kata dia, tidak menyebarkan angket kepada siswa-siswi atau orang tua terkait izin mengikuti PTM. Sebab, pemerintah juga mengimbau semua orang tua untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM.
Baca Juga: PTM di Kota Bandung Ternyata Belum 100 Persen, Disdik Jabar Ungkap Penyebabnya
"Karena memang untuk pengawalan penguatan karakter itu sangat sulit sekali pada saat kondisi pandemi kemarin," imbuhnya.
Dia mengimbau, kepada siswa-siswi SMAN 5 Bandung agar dalam PTM 100 Persen di Kota Bandung ini harus dimanfaatkan dengan baik. Peserta didik harus tetap wadapada dan hati-hati menjaga protokol kesehatan dan tidak boleh berkerumun. (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


