Lapangan POR UNI di Jalan Baturaden Bandung Telan Rp4 Miliar Kini Miliki Wajah Baru

Lapangan POR UNI (Uitspanning na Inspanning) yang berada di Jalan Baturaden, Kota Bandung memiliki wajah baru. 

Lapangan POR UNI di Jalan Baturaden Bandung Telan Rp4 Miliar Kini Miliki Wajah Baru
Wajah baru Lapangan POR UNI di Bandung ini jelas terlihat pada bagian rumput. Semula berwarna cokelat karena didominasi tanah, kini lapangan bersejarah yang telah melahirkan banyak pemain profesional ini berwarna hijau setelah menggunakan rumput sintetis. (muhammad ginanjar)

INILAHKORAN, Bandung - Lapangan POR UNI (Uitspanning na Inspanning) yang berada di Jalan Baturaden, Kota Bandung memiliki wajah baru. 

Wajah baru Lapangan POR UNI di Bandung ini jelas terlihat pada bagian rumput. Semula berwarna cokelat karena didominasi tanah, kini lapangan bersejarah yang telah melahirkan banyak pemain profesional ini berwarna hijau setelah menggunakan rumput sintetis. 

Tidak hanya lapangan, perubahan Lapangan POR UNI di Bandung ini terjadi pada area sisi lapangan. Kini, terdapat jogging track berwarna merah. 

Direktur POR UNI Beny Oewes mengatakan, wajah baru ini tentunya menjadi dambaan para siswanya. Diharapkan anak asuhnya itu semakin giat dalam meningkatkan kualitasnya.

"Perjuangan seluruh pelatih, siswa yang selalu mendambakan perubahan rumput dari cokelat ke hijau, hari ini kita buktikan. Kami dapat bantuan tak terduga dan mudah-mudahan dengan fasilitas yang lebih baik ini UNI bisa menciptakan pemain yang bertalenta," harap Beny Oewes. 

Beny pun memastikan Lapangan POR UNI ini bisa digunakan untuk umum. Namun pemakaian bisa dilakukan di jam tertentu.

"Lapangan POR UNI memakai jam 10.00-16.00 WIB. Untuk disewakan berarti jam 16.00-22.00 WIB," katanya. 

Ia memastikan akan menjaga dengan baik Lapangan POR UNI ini. Terlebih, biaya renovasi ini mencapai angka Rp4 milyar.

"Kemarin itu mencapai angka Rp4 miliar untuk sarana lapang dan perbaikan tribun. Kita saling percaya disini dan kami akan jaga agar UNI makin maju," tegasnya.

Disisi lain, investor Lapangan POR UNI, Wandi Wanadi mengaku pada awalnya cukup miris dengan kondisi siswa SSB UNI yang berlatih di lapangan cokelat yang didominasi tanah. Bahkan harus mengganti sepatu tiga bulan sekali karena struktur lapangan yang bisa dibilang tidak layak pakai. 

"Akhirnya dari beberapa aspirasi ada bicara sama tim ada bang Valent juga, kebetulan juga temennya juga ada Kang Jalu, saya merasa mendapat inspirasi untuk bantu SSB UNI. Jadi akhirnya saya diskusi dengan tim saya dan akhirnya ya kita investasi dan bantu Formi dapat lapangan yang layak lah," kata Wandi.

Wandi berharap dengan wajah baru Lapangan POR UNI ini, lebih banyak bibit-bibit muda yang muncul. Mulai dari andalan Kota Bandung, Jawa Barat, nasional hingga internasional.

"Saya harap dengan lapangan baru yang pasti kan pelatih pelatihnya juga kan lebih bermotivasi, misalnya ngundang tim ke UNI gak akan ada yg mau main kan, selalu UNI yang pergi karena gak punya kandang dan lapangan yang layak dipakai. Saya berharap SSB UNI ini bisa lebih maju dan bisa lebih baik untuk memajukan sepak bola Indonesia," harap Wandi.*** (muhammad ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani