Lengkapi Fasilitas Perkotaan, Cibinong Butuh Uluran Tangan Investor

Penataan Kecamatan Cibinong sebagai kawasan perkotaan masih menunggu uluran anggaran dari para pengusaha atau investor.

Lengkapi Fasilitas Perkotaan, Cibinong Butuh Uluran Tangan Investor
Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Suryanto Putra

INILAHKORAN, Cibinong - Penataan Kecamatan Cibinong sebagai kawasan perkotaan masih menunggu uluran anggaran dari para pengusaha atau investor.

Karena sudah ada Komplek Olahraga Pakansari, hutan kota, pusat perdagangan, hotel, Cibinong Situ Plaza, pedestrian di beberapa ruas jalan utama hingga Alun-alun Ciri Mekar, Kecamatan Cibinong sudah dipastikan bukan lagi kampung besar.

"Kecamatan Cibinong bakal ada transportasi publik, transit of development (TOD), jalur sepeda, pembangunan venue olahraga, pembangunan apartemen dan lainnya. Oleh karena itu kami butuh uluran tangan dari investor untuk mewujudkan hal tersebut," ucap Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Suryanto Putra kepada wartawan, Senin,  6 Februari 2023.

Suryanto Putra menerangkan bahwaa alasan butuh uluran tangan investor karena  Pemkab Bogor memiliki keterbatasan anggaran dan juga keharusan membangun di 39 kecamatan lainnya.

"Kecamatan Cibinong sebagai ibu kota harus dilengkapi fasilitasnya, kami yakin ini menjadi magnet dan menarik minat para investor," terang Suryanto Putra.

Menyadari adanya peralihan fungsi tata ruang di Kecamatan Cibinong dan bakal ada potensi bencana alam terutama banjir, ia pun menghimbau agar masyarakat Cibinong tidak membangun rumah ataupun bangunan di garis sepadan sungai.

"Jangan membangun bangunan di sepadan sungai, masyarakat harus menata kawasannya hingga Kecamatan Cibinong tidak menjadi daerah rawan bencana alam banjir seperti yang terjadi di beberapa kelurahan," paparnya.

Terkait kepadatan penduduk di Kecamatan Cibinong, Suryanto pun mengajak masyarakat mau tinggal di hunian vertikal atau apartemen. Karena, ibu kota Kabupaten Bogor ini bakal ada transportasi publik salah satunya Lintas Rel Terpadu (LRT).

"Mudah-mudahan nanti setelah ada transportasi publik dan beberapa ruas jalan baru termasuk Jalan Raya Bojonggede-Kemang (Bomang), masyarakat nantinya tertarik tinggal di apartemen. Lahan di Kecamatan Cibinong dan sekitarnya sudah mulai sempit atau terdesak karena tingginya kebutuhan pemukiman," jelas Suryanto. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti