Lindungi Anak-anak, Dispangtan Cimahi Perkuat Pengawasan Pangan MBG
Dispangtan Cimahi perkuat pengawasan keamanan pangan MBG untuk anak-anak melalui sosialisasi rutin, memastikan makanan bergizi dan bebas risiko.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digencarkan pemerintah pusat tak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menempatkan keamanan pangan sebagai fondasi utama.
Hal ini menjadi sangat penting mengingat sasaran program adalah kelompok usia yang paling rentan terhadap risiko pangan tidak aman.
Guna mengantisipasi potensi risiko tersebut, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi memperkuat pengawasan melalui Sosialisasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).
Pengawasan rutin digelar ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG.
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan memastikan setiap bahan pangan yang masuk ke rantai penyediaan MBG tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga bebas kontaminasi dan bahan kimia berbahaya, serta memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
"Sosialisasi PSAT kami rancang untuk menyadarkan personel SPPG tentang pentingnya memilih bahan pangan segar yang aman, seperti bebas dari pestisida, klorin, formalin, dan zat berbahaya lainnya. Hal itu agar tidak terjadi kasus keracunan makanan yang membahayakan anak-anak," kata Tita, Kamis (15/1/2026).
Program MBG menitikberatkan pada pangan segar asal tumbuhan, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Kelompok makanan ini kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain memberikan pemahaman teoritis, sosialisasi juga menekankan penerapan praktis prinsip keamanan pangan, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, teknik pengolahan yang tepat, hingga metode penyimpanan yang higienis.
"Kami berharap edukasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran jangka panjang tentang pentingnya melindungi kesehatan generasi muda melalui penggunaan pangan yang aman dan berkualitas," pungkas Tita. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

