Lirik Sholawat Ya Habibi Ya Muhammad, Latin dan Terjemah
Berikut ini lirik sholawat Ya Habibi Ya Muhammad. Sholawat yang amat akrab di telinga masyarakat Tanah Air.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung, - Berikut ini lirik sholawat Ya Habibi Ya Muhammad.
Ya nabi salam ‘alaika, Ya Rosul salam ‘alaika
Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rosul salam sejahtera untukmu.
Ya habib salam ‘alaika, sholawatullah ‘alaika
Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan Sholawat (rohmat) Allah untukmu.
Asyroqol badru ‘alaina, fakhtafat minhul buduru
Bulan purnama telah terbit menyinari kami, Pudarlah purnama purnama lainnya.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Smartfren Inisiatif Perluas Jaringan di Jabar
Mitsla husnik ma ro-aina, qotthu ya wajhas-sururi
Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang.
Anta syamsun anta badrun, anta nûrun fauqo nûrin
Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya
Anta iksîrun wa ghôlî, anta mishbâhush-shudûri
Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati.
Baca Juga: Jalur Maut Kampung Citiis KBB Makan Korban, Truk Pengangkut Air Terperosok ke Tebing
Yâ habîbî yâ Muhammad, yâ ‘arûsal-khôfiqoini
Wahai kekasihku, wahai Muhammad, wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia)
Yâ mu-ayyad yâ mumajjad, yâ imâmal qiblataini
Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu), wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.
Man ro-â wajhaka yas’ad, yâ karîmal wâlidaini
Siapapun yang melihat wajahmu pasti berbahagia, wahai orang yang mulia kedua orang tuanya.
Baca Juga: Hukum Mencicipi Makanan Saat Puasa Ramadhan, Ustadz Abdul Somad: Tidak Batal Asalkan...
Haudlukash-shôfîl mubarrod, wirdunâ yauman-nusyûri
Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak dihari qiyamat.
Mâ ro-ainâl ‘îsa hannat, bissurô illâ ilaika
Belum pernah unta putih berbalur hitam berdenting berjalan malam hari kecuali unta yang datang kepadamu.
Wal ghomâmah qod adhollat, wal malâ shollû 'alaika
Awan tebal memayungimu, seluruh tingkat golongan manusia mengucapkan sholawat kepadamu.
Baca Juga: Ini Sosok Musisi MF yang Diringkus Polisi Terkait Kasus Narkoba
Wa atâkal ‘ûdu yabkî, wa tadzallal baina yadaika
Pohon pohon datang kepadamu menangis bersimpuh merasa hina di hadapanmu.
Wastajârot yâ habîbî, ‘indakadh-dhobyun-nufûru
Kijang gesit datang memohon keselamatan kepadamu wahai kekasih.
'Indamâ syaddûl mahâmil, wa tanâdau lirrohîli
Ketika serombongan berkemas dan menyerukan untuk berangkat
Baca Juga: Terungkap! Tujuan Terselubung Doni Salmanan Sawer Sejumlah Publik Figur, Ternyata untuk...
Ji tuhum waddam’u sã-il, qultu qif lî yâ dalîlu
Kudatangi mereka dengan berlinang air mata seraya kuucapkan tunggulah wahai pemimpin rombongan
Wa tahammal lî rosã-il, ayyuhâsy-syauqul jazîlu
Bawakan aku surat yang berisikan kerinduan yang mendalam
Nahwa hâtîkal manâzil, fîl ‘asyiyyi wal bukûri
Membawakan ke tempat yang jauh ketika petang dan paginya.
Baca Juga: Penah Terima Amplop Tebal dari Doni Salmanan, Rizky Billar Akan Diperiksa Hari Ini
Kullu man fîl kauni hâmû, fîka yâ bâhîl jabîni
Setiap orang di jagad raya ini bingung (karena sangat rindu) kepadamu wahai orang yang bersinar kedua keningnya.
Wa lahum fîka ghorômun, wasytiyâqun wa hanînu
Mereka terpikat, tergila-gila dan meronta-ronta dengan mu tentang sifatmu.
Fî ma’ânîkal anâmu, qod tabaddat hã-irîna
Para makhluk berbeda pendapat dan bingung (tidak mampu menyifati dengan sempurna)
Baca Juga: Berikut Jadwal SIM Keliling Karawang Jumat 18 Maret 2022
Anta lirrusli khitâmun, anta lil maulâ syakûru
Engkau adalah penutup para utusan, engkau adalah orang yang paling banyak bersyukur kepada Allah.
'Abdukal miskînu yarjû, fadl-lakal jammal ghofîru
Hambamu (umatmu) yang miskin mengharap anugerahmu yang banyak lagi merata.
Fîka qod ahsantu dhonnî, yâ basyîru yâ nadzîru
Aku berbaik sangka kepadamu wahai pembei kabar gembira dan pemberi peringatan.
Fa-aghitsnî wa ajirnî, yâ mujîru minas-sa’îri
Maka tolonglah aku dan selamatkan aku wahai penyelamat dari neraka syair.
Yâ ghiyâtsî yâ malâdzî, fî muhimmâtil umûri
Wahai penolongku, wahai tempat berlindungku dalam perkara-perkara yang menyulitkan.
Sa'id ‘abdun qod tamallâ, wanjalâ 'anhul huzûna
Berbahagialah dan hilanglah kesusahan hamba yang senang kepadamu.
Fîka yâ badrun tajallâ, falakal washful hasînu
Wahai bulan purnama yang nampak terang bagimu sifat yang indah
Laisa azkâ minka ashlân, qotthu yâ jaddal husaini
Tiada orang yang orang tuanya lebih suci darimu sama sekali wahai kakek Hasan dan Husain.
Fa'alaikallâhu shollâ, dã-imân thûlad-duhûri
Bagimu sholawat Allah selamanya sepanjang masa.
Yâ waliyyal hasanâti, yâ rofî’ad-darojâti
Wahai Dzat Penguasa kebaikan, wahai Dzat Yang berpangkat Tinggi
Kaffir 'annyadz-dzunûba, waghfir 'annîs-sayyi-âti
Hapuslah dosa dosa dariku dan ampunilah kesalahan kesalahanku.
Anta ghoffârul khothôyâ, wadz-dzunûbil mûbiqôti
Engkau adalah Maha Pengampun kesalahan kesalahan dan dosa yang merusakkan.
Anta sattârul masâwî, wa muqîlul 'atsarôti
Engkau adalah Yang Menutupi kejelekan dan menyelamatkan dari kesalahan.
'Âlimus-sirri wa akhfâ, mustajîbud-da'awâti
Engkau Maha Mengetahui rahasia dan kesamaran, Engkau adalah Pengabul do’a.
Robbi farhamnâ jamî’an, bijamî’ish-shôlihâti
Robbi belas kasihanilah kami semua dengan mampu menjalankan segala amal baik.
Wa sholâtullâhi taghsyâ 'adda tahrîris-suthûri
Ahmadal hâdî Muhammad shôhibal wajhil munîri
Dan sholawat Allah semoga tercurah atas
Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar.
***
Editor : inilahkoran


