Liverpool vs Atletico: Luka Lama

ADA luka lama yang kembali menganga saat Liverpool harus menjamu Atletico Madrid di Anfield, Kamis (10/9) dini hari WIB.

Liverpool vs Atletico: Luka Lama
Foto Net

Oleh:Bsafaat

Jika kita memutar waktu ke bulan Maret 2020, malam itu Anfield dipenuhi oleh bising 52.000 manusia yang tidak tahu bahwa dunia mereka akan berubah selamanya karena pandemi. Di atas lapangan, emosi manusia tumpah tanpa sisa.

Liverpool asuhan Jürgen Klopp saat itu tampil layaknya badai, memberondong gawang Jan Oblak tanpa ampun.  Namun, tiba-tiba saja petaka menghampiri kubu tuan rumah.

Ketika Anfield bersiap merayakan malam magis lainnya setelah gol Roberto Firmino di babak perpanjangan waktu, takdir berputar arah secara kejam. Marcos Llorente, seorang pria yang malam itu datang sebagai pengganti, menghancurkan seisi kota Liverpool lewat serangan balik yang dingin.

Pesta berubah menjadi pemakaman sunyi. Tangis para suporter di tribun The Kop berbaur dengan senyum liar penuh peluh khas para pemain Atlético. Itu adalah malam terakhir sebelum stadion-stadion di seluruh dunia dikunci rapat dari penonton, menyisakan memori kekalahan yang membeku di benak setiap pundit Merseyside.

Waktu berlalu, wajah-wajah di tepi lapangan berganti, namun bara dendam tak pernah benar-benar padam. Pada September 2025, takdir kembali mempertemukan mereka di tempat yang sama. Kali ini di bawah kendali Arne Slot, atmosfer Anfield tak kalah magis.

Drama lama seolah akan terulang ketika keunggulan awal lewat Andy Robertson dan Mohamed Salah disamakan lagi-lagi oleh "hantu masa lalu" mereka, Marcos Llorente.

Saat keputusasaan mulai merayap ke dada para pendukung tuan rumah, di menit-menit krusial injury time, sang kapten Virgil van Dijk melompat menembus langit malam Anfield. Sundulannya merobek jala gawang, meledakkan emosi yang tertahan bertahun-tahun.

Diego Simeone diusir keluar lapangan setelah protes kerasnya berbuah kartu merah, menegaskan betapa frustrasinya sang gladiator Spanyol menyaksikan takdirnya dirampas balik.

"Pertarungan melawan mereka selalu spesial dan sekarang kami akan melakoninya lagi," ungkap Van Dijk di situs resmi klub.

Musim Berbeda Jelang bentrok teranyar, Liverpool sedang membangun konsistensi yang sempat hilang. The Reds asuhan Andoni Iraola menang 2-0 atas Ipswich Town pada Jumat (4/9) lalu, berkat dwigol babak pertama dari Alexander Isak untuk meraih kemenangan pertama mereka musim ini. Sebelumnya, mereka hanya meraih dua hasil imbang 2-2.

Mereka juga memberikan debut kepada rekrutan musim panas senilai £123 juta, Bradley Barcola, dan pemain Prancis itu mungkin mengincar tempat starter di sini melawan Atletico.

Di kubu tim tamu, pasukan Diego Simeone baru saja dibantai 0-3 oleh Athletic Bilbao pada akhir pekan di LaLiga, dan terus diganggu masalah di lini depan.

Penyerang Argentina Julian Álvarez ingin hengkang dari klub setelah kepindahan yang dia inginkan ke Barcelona tidak terwujud, sementara Alexander Sorloth absen karena cedera.

Ini menjadi rangkaian hasil yang tidak konsisten bagi pelatih Diego Simeone, dengan kekalahan dari Bilbao terjadi setelah kemenangan 3-1 di markas Sevilla dan hasil imbang 2-2 melawan Villarreal.

Alvarez dimasukkan dari bangku cadangan saat melawan Bilbao, begitu pula rekan senegaranya sekaligus rekrutan musim panas Cristian Romero.

Keduanya mungkin sama-sama berpeluang menjadi starter karena memiliki pengalaman bermain di Premier League yang sangat berharga. (Bsf) 

HEAD TO HEAD  17/09/25: Liverpool 3-2 Atletico  03/11/21: Liverpool 2-0 Atletico  19/10/21: Atletico 2-3 Liverpool  11/03/20: Liverpool 2-3 Atletico  18/02/20: Atletico 1-0 Liverpool 

3 LAGA TERAKHIR LIVERPOOL 
23/08/26: Newcastle 2-2 Liverpool 
29/08/26: Liverpool 2-2 Nottingham 
04/09/26: Ipswich 0-2 Liverpool

3 LAGA TERAKHIR ATLETICO
19/08/26: Atletico 2-0 Malaga 
23/08/26: Atletico 2-2 Villarreal 
29/08/26: Sevilla 1-3 Atletico

PRAKIRAAN PEMAIN 
Liverpool (4-2-3-1) Alisson (GK) Kerkez, Dijk, Jacquet, Frimpong (B) Szoboszlai, Allister (cdm) Barcelona, Wirtz, Gakpo (T) Isak (D) Pelatih: Andoni Iraola Atletico Madrid (4-4-2) Oblak (GK) Llorente, Pubill, Hancko, Grimaldo (B) Simeone, Barrios, Hjulmand, Baena (T) Kang-In, Lookman (D) Pelatih: Diego Simeone


Editor : Inilahkoran