Longsor di Desa Tangkil, Tirta Pakuan dan Warga Lakukan Penangan Sementara

Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengintruksikan jajaran Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan pekerjaan emergency, untuk menangani longsor dekat sumber mata air Tangkil, Kabupaten Bogor.

Longsor di Desa Tangkil, Tirta Pakuan dan Warga Lakukan Penangan Sementara

INILAHKORAN Bogor - Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengintruksikan jajaran Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan pekerjaan emergency, untuk menangani longsor dekat sumber mata air Tangkil, Kabupaten Bogor.

Hal itu dilakukan Perumda Tirta Pakuan agar tidak terjadi longsor lanjutan yang berdampak lebih berat. Diketahui longsor diakibatkan intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kampung Ciburial, Desa Tangkil, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, longsor terjadi pada Selasa 4 Juni 2024 sekitar pukul 19.45 WIB. Hal ini berdampak akses jalan ke kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tertutup.

"Jadi, kami bersama warga sekitar memastikan aliran sungai mengalir secara normal, dengan mengangkut material longsoran menggunakan alat berat. Kemudian, memastikan akses jalan ke kantor kami disana dapat dilalui," ungkap Rino kepada wartawan pada Kamis 6 Juni 2024.

Rino memaparkan, mudah-mudahan dinas terkait yang ada di Pemkab Bogor bisa segera juga melakukan penanganan atas bencana ini. Akibat bencana longsor ini, ada dampak pada gangguan pelayanan di wilayah misalnya di Kampung Rancamaya dan sekitarnya (dsk), Perumahan Rancamaya, Jalan Ciawi Sukabumi dsk, Jalan Warung Nangka dsk, Jalan Wangun dsk, Jalan Raya Tajur dsk, Gg Babadak dsk, Perum Royal Tajur, Jalan Raya Dekeng dsk, Perum Pakuan Hill serta Jalan Rulita dsk.

"Untuk pelanggan dimohon menampung air pada saat air masih mengalir,informasi lebih lanjut silahkan hubungi Call Center 0251-8324111 atau chat WA 08111182123," terang Rino.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tangkil, Dede Sutisna mengapresiasi, pihak Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor atas langkah cepat ikut membantu warga menangani kejadian longsor.

"Kami sangat mengapresiasi, apalagi pihak Tirta Pakuan langsung menurunkan alat berat dan pekerja. Memang kami dari desa tidak memiliki alat berat, namun sudah dilaporkan kejadian itu ke pihak kecamatan maupun dinas terkait," terang Dede.

Dede memaparkan, terkait dengan penanganan longsor ke depan, pihaknya secara tertulis sudah melayangkan surat ke kecamatan dan Pemkab Bogor atas kejadian longsor tersebut. Pihaknya akan mengajukan anggaran untuk perbaikan pasca longsor di Kampung Ciburial, sebab tidak bisa sekarang karena harus dianggarkan terlebih dahulu untuk perbaikannya.

"Penanganan sementara warga diharapkan bisa kerja bakti, gotong royong dan bersabar sampai ada anggaran untuk perbaikan dari Pemkab Bogor. Kami juga mengimbau kepada warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada, menghindari lokasi-lokasi yang rawan longsor karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran cuaca yang tidak menentu," jelasnya.

Ketua RW 06, Iwan Supriadi menambahkan, longsor terjadi setelah hujan deras. Akibatnya, terjadi longsor hingga menutup akses jalan warga.

"Pas kejadian longsor, akses warga maupun akses menuju kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tertutup. Selain itu, saluran air ke warga juga jadi terganggu. Sebagai perwakilan warga, saya langsung melaporkan kejadian tersebut, kepada pihak Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan direspon dengan menurunkan alat berat," jelasnya.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada pihak Perumda Tirta Pakuan yang sudah merespon, kemudian gerak cepat dengan menurunkan alat berat, termasuk pekerjanya juga langsung melakukan penanganan dibantu sama warga," tambah Iwan.

Iwan membeberkan, bahwa pihak Pemkab Bogor melalui jajaran Desa Tangkil sudah melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Dari desa sudah merespon dan langsung datang juga ke lokasi meninjau situasi. 

"Kami berharap dari pihak pemkab ikut membantu melakukan penanganan karena memang urgent juga dari kejadian longsor ini agar akses warga dapat kembali normal dan saluran air dari PDAM juga kembali lancar," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti