Pertimbangan Kemendagri Hasilkan Dua Nama Direksi Perumda Tirta Pakuan
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi membeberkan hasil surat pertimbangan atas penetapan calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dari Kemendagri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi membeberkan hasil surat pertimbangan atas penetapan calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dia mengatakan, rekomendasi dari Kemendagri tersebut menjadi dasar bagi wali Kota Bogor untuk segera melakukan penetapan dan pelantikan jajaran direksi baru Perumda Tirta Pakuan.
"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi terhadap proses seleksi yang meliputi administrasi, Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK), serta wawancara akhir, Kemendagri memberikan poin-poin pertimbangan krusial," ujar Denny, Jumat 27 Maret 2026.
Denny memaparkan, dari tiga posisi jabatan itu Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, dijadwalkan akan melantik dua direktur baru dan melakukan seleksi ulang untuk posisi Direktur Administrasi dan Keuangan.
"Kepastian ini menyusul turunnya surat dari Kemendagri perihal pertimbangan atas penetapan calon direksi Perumda Tirta Pakuan yang ditandatangani Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat," paparnya.
Denny menjelaskan, untuk direksi baru ada nama Dani Rakhmawan dan Muzakkir ke jajaran direksi diharapkan mampu membawa penyegaran bagi perusahaan plat merah milik Pemkot Bogor tersebut.
"Dani yang diproyeksikan di bidang operasional akan memikul tanggung jawab teknis distribusi air, sementara Muzakkir diharapkan mampu mendongkrak performa layanan dan ekspansi bisnis Tirta Pakuan," jelasnya.
"Jika tidak ada perubahan, rencananya wali Kota Bogor akan melantik pada Jumat 27 Maret 2026 pukul 15.00 WIB ini," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pansel direksi Permuda Tirta Pakuan Kota Bogor Hanafi memaparkan untuk rekomendasi dari Kemendagri diterima pada 26 Maret 2026, dua nama akan dilantik pada Jumat 27 Maret 2026 direncanakan pukul 15.00 WIB.
"Untuk posisi Direktur Administrasi dan Keuangan apakah akan dilakukan seleksi ulang atau ditunjuk dari tiga besar yang telah ada, masih menunggu keputusan dari pimpinan dalam hal ini Wali Kota Bogor. Apabila ditunjuk langsung, pelantikanya terpisah, jadi yang dilantik ini dua nama baru dan posisi Dirut dikukuhkan. Karena masih diluar kota Dirut dikukuhkan secara daring," paparnya.
Hanafi menjelaskan, apabila keputusan untuk dilakukan seleksi ulang, membutuhkan waktu sekitar 2 bulan sehingga kekosongan jabatan harus diisi.
"Nanti Dirut harus menunjuk Plt Direktur Administrasi dan Keuangan, dari salah satu manager di Perumda Tirta Pakuan. Itu dilakukan agar tidak ada kekosongan jabatan," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

