Longsor Lembang Tewaskan Warga, Dedi Mulyadi Sampaikan Duka dan Beri Santunan Rp25 Juta per Korban

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita mendalam atas bencana longsor yang terjadi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 23 Januari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa dan puluhan rumah terdampak.

Longsor Lembang Tewaskan Warga, Dedi Mulyadi Sampaikan Duka dan Beri Santunan Rp25 Juta per Korban
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita mendalam atas bencana longsor yang terjadi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 23 Januari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa dan puluhan rumah terdampak.

INILAHKORAN.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita mendalam atas bencana longsor yang terjadi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 23 Januari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa dan puluhan rumah terdampak.

Dedi berharap para korban meninggal dunia, khususnya warga Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, dapat diterima iman Islamnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

"Saya menyampaikan duka yang cukup mendalam, atas meninggalnya dua orang warga Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat tertimpa longsor saat sedang tidur," kata Dedi, dikutip dari akun media sosialnya, Sabtu 24 Januari 2026.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.

"Dan selanjutnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan uang duka, masing-masing Rp25 juta untuk satu orang," ucapnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Dedi juga menekankan pentingnya langkah mitigasi bencana yang harus dilakukan secara serius oleh aparat pemerintah di semua tingkatan, mulai dari rukun tetangga (RT) hingga pemerintah kabupaten.

Ia meminta agar potensi bencana, khususnya longsor, dapat diprediksi lebih dini, terutama di wilayah rawan.

"Dengan meminta warga yang ada di lereng-lereng, yang rumahnya memiliki potensi untuk longsor, untuk sementara meninggalkan rumahnya dulu karena hujan akan terus berlangsung dan angin kencang akan selalu terjadi dan potensi longsor mungkin akan terjadi di manapun," katanya.

Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana longsor di KBB, mulai dari aparat pemerintah, petugas lapangan, hingga relawan.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua jajaran yang terus bekerja, memantau, membantu masyarakat yang mengalami musibah," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, longsor terjadi pada Jumat petang sekitar pukul 18.00 WIB, akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Sedikitnya 30 rumah dilaporkan terdampak longsor di Kampung Babakan, RT 5 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB.

Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 10 warga lainnya hingga kini masih diperkirakan tertimbun material longsoran dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.***


Editor : JakaPermana