Mahfud MD Apresiasi Keberanian Kejaksaan Agung Bongkar Korupsi di Pertamina
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD, memberikan apresiasi atas langkah berani Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengungkap kasus korupsi di tubuh PT Pertamina (Persero).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD, memberikan apresiasi atas langkah berani Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengungkap kasus korupsi di tubuh PT Pertamina (Persero).
Menurutnya, keberanian Kejagung dalam membongkar skandal besar ini tidak lepas dari dukungan Presiden Joko Widodo.
"Kejaksaan Agung tidak akan seberani itu kalau tidak dapat izin dari presiden. Maka saya apresiasi presiden membiarkan Kejaksaan Agung bekerja," ujar Mahfud dalam seminar hukum yang diselenggarakan Universitas Slamet Riyadi Surakarta di Solo, Jawa Tengah, dikutip dari ANTARA.
Mahfud menegaskan bahwa apa pun motif di balik pengungkapan kasus ini, yang terpenting adalah hukum tetap ditegakkan.
"Itu permulaan dari langkah selanjutnya yang akan dilakukan dan perlu dilakukan oleh presiden. Kita tunggu," katanya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak selalu berpikir buruk terhadap pemerintah. Menurutnya, langkah tegas Kejagung dalam mengusut kasus korupsi yang melibatkan berbagai instansi negara merupakan bukti bahwa pemerintah bekerja dengan baik.
"Apalagi sekarang ini Kejagung sudah bisa masuk menangkap Dirjen di Kementerian Keuangan, kemudian masuk ke ESDM, macam-macam yang sudah dilakukan Kejagung, kita apresiasi," tambahnya.
Mahfud juga berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian ikut serta dalam pemberantasan korupsi.
"KPK dan Kepolisian melakukan hal yang sama tapi bersinergi, bukan rebutan atau bersaing. Sinergi saja bahwa semuanya ingin memberantas korupsi," ujarnya.
Menurutnya, Kejaksaan Agung saat ini telah menunjukkan langkah yang cepat dan aspiratif dalam mengusut kasus-kasus besar.
"Kejagung ini kalau didorong akan makin bagus. Menindak sebuah institusi seperti Pertamina yang begitu besar dan kuat mafianya, sudah puluhan tahun, sekarang digebrak. Soal ada isu, mau ada pergantian pemain itu terserah, pokoknya korupsi diungkap," tuturnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


