Manfaatkan Peluang Saat Macet, Warga Cipatat Ini Raup Ratusan Ribu Dari Berjualan

memanfaatkan kemacetan warga Cipatat berjualan minuman dan berhasil meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah

Manfaatkan Peluang Saat Macet, Warga Cipatat Ini Raup Ratusan Ribu Dari Berjualan
Memanfaatkan kemacetan warga Cipatat memanfaatkan momen berjualan dan berhasil meraup keuntungan ratusan ribu rupiah.

INILAHKORAN, Ngamprah - Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri 1443 H tahun ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu seluruh muslim di Indonesia.

Pasalnya, selama dua tahun masyarakat tidak bisa melakukan mudik lebaran lantaran pandemi Covid-19 sedang berapa pada tren yang cukup mengkhawatirkan, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik.

Kendati demikian, pasca pemerintah pusat memperbolehkan mudik tahun ini, masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan momen tersebut untuk pulang kampung.

Baca Juga: Kunjungan Objek Wisata di Lembang Membludak, Pemda KBB pun Lakukan Pembatasan Kapasitas

Alhasil, arus lalulintas di sejumlah daerah mengalami kepadatan. Bahkan, hingga tidak bisa bergerak sama sekali.

Di sisi lainnya, ada keberkahan dibalik kondisi macet saat mudik lebaran tersebut, seperti yang dirasakan Sandy (27) warga Kampung Andir, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ia memanfaatkan momen tersebut untuk menjajakan air mineral kepada para pengemudi yang berada di tengah kemacetan.

Baca Juga: Disdik KBB Umumkan Libur Sekolah Diperpanjang Pasca Cuti Bersama Lebaran 2022

Sebelumnya, dirinya bekerja di tempat pencucian motor yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, karena kemacetan yang terjadi saat mudik, dirinya tidak menyia-nyiakan peluang itu.

Ia mengaku, dalam sehari dirinya bersama sang istri bisa menjual dua karton air mineral dan meraup untung hingga ratusan ribu rupiah.

"Saya jual air mineral ke pengendara yang mudik dan terjebak macet di Jalan Raya Cipatat, soalnya banyak pengendara yang malas untuk keluar dari kendaraan meski hanya untuk sekadar membeli air mineral," katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Libur Lebaran 2022 Polisi Imbau Warga Tak Memaksakan ke Lembang KBB, Ini Alasannya

Ia menjelaskan, dirinya tak perlu repot-repot harus berjalan, cukup dengan berdiri dipinggir jalan sambil menjajakan air mineral kepada pengendara.

"Istri saya bagian yang menyiapkan air mineralnya. Alhamdulillah, hasilnya lumayan buat tambah-tambah tabungan istri. Lebaran sekarang kan lebih ramai karena boleh mudik," jelasnya.

Meski usahanya banyak saingan, sambung dia, dirinya tak khawatir masalah rejeki.

"Biasanya mulai macet sekitar jam 08.00 WIB pagi hingga menjelang malam. Alhamdulillah, dapat untung juga dan setiap botol air mineral dijual seharga Rp 5 ribu," pungkasnya.***(agus satia negara).


Editor : inilahkoran