Mantap, Bandung Kiblatnya Pengelolaan Pemuda Kreatif

Kota Bandung ?menjadi salah satu kota yang dinobatkan sebagai kota layak pemuda oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Mantap, Bandung Kiblatnya Pengelolaan Pemuda Kreatif
Para peserta magang dari Kepulauan Aru

INILAH, Bandung - Kota Bandung ‎menjadi salah satu kota yang dinobatkan sebagai kota layak pemuda oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sudah banyak bukti bahwa aktivitas kepemudaan di Kota Bandung ini semakin kreatif, sehingga kerap menjadi barometer bagi daerah lain.

Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sony Teguh Prasetya mengungkapkan sudah banyak daerah di seantero Indonesia yang sengaja datang untuk melakukan studi banding atau bahkan magang. Baik dari elemen kepemudaan maupun kedinasan dari pemerintah kabupaten kota setempat.

"Kalau dinas umum, dari Bangka Belitung, Tulung Agung, Tangerang, Bengkulu, Banjarmasin, Bontang, Jambi, dan banyak lagi dari kabupaten kota di Indonesia. Terakhir kemarin tanggal 2-9 Desember itu ada 10 pemuda dari Kepualauan Aru ikut magang di Bandung," kata Sony di Kantor Dispora Kota Bandung, Jalan Tamansari, Jumat (28/12).

Sony menuturkan sepuluh pemuda dari Kabupaten Kepulauan Aru tersebut diberi banyak pelatihan dari semua sektor pengembangan kreatifitas kepemudaan.

Bahkan, mereka diajak ikut serta dalam pertemuan Bandung Youth Forum yang diikuti oleh 50 komunitas kreatif dan berkesempatan langsung mengikuti sharing sesion diantaranya bersama komunitas Hubungan Internasional, komunitas wirausaha, komunitas seni budaya dan beragam komunitas lainnya.

Khusus untuk sektor wirausaha, Sony juga mengajak para pemuda dari Kabupaten Kepulauan Aru mengunjungi beberapa sentra industri di Kota Bandung. Lalu peserta magang juga disuguhkan workshop langsung bisnis bisnis kopi dan potong rambut yang kini terus berkembang dengan bermacam kreatifitasnya.

"Mereka menginap di wilayah Kelurahan Sukamaju, didampingi tokoh masyarakat serta pemuda dan karang taruna di Sukamaju, mereka banyak mempelajari lingkungan dan aktivitas pemuda. Kedua mereka mempelajari program yang dirumuskan oleh Dispora, dan bagaimana mengimplementasikan dan mengkolaborasikannya degan komunitas dan pemuda di Kota Bandung," bebernya.

Para pemuda terpilih dari Kabupaten Kepulauan Aru ini tida hanya diberikan pelatihan di Kota Bandung saja, namun Sony menuturkan Dispora juga turut membawa mereka ke pemerintah pusat. Diantaranya dengan mendatangi Kemenpora, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan berkunjung ke Kedutaan Besar Belanda.

Beberapa hari lalu, Sony mendapat kabar dari peserta magang bahwa mereka telah bertemu langsung dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Aru. Kemudian sejumlah hasil laporan dari kunjungan ke Kota Bandung sudah dipaparkan dan akan ditindaklanjuti dengan beragam program.

"Semangat yang dibangun adalah semngat kebangsaan, adalah semangat dari bandung untuk Indonesia. Ini menjadi suatu kepuasan dan kebagahiaan tersendiri juga bagi Dispora dan Kota Bandung,‎" cetusnya.

Sementara itu, salah seorang peserta magang, Vilandry Lestary Miru mengungkapkan setelah melakukan kunjun‎gan dari Kota Bandung beberapa waktu lalu, dia bersama para peserta lainnya mulai berkonsentrasi menggalang komunitas pemuda di Kabupaten Kepulauan Aru. Hal ini sebagai cikal bakal untuk mewadahi para pemuda sebelum diberikan banyak program pengembangan.

"Sejauh ini yang baru bs kami lakukan adalah membangun komunikasi dengan pihak pemerintah daerah dan kegiatan magang kemarin mendapat respon positif. Sementara untuk aktivitas kepemudaan kami fokuskan ke kerja sama lintas komunitas, itu konkrit yang sudah kami lakukan sepulang dari Bandung," ucap Lestary.

Setelah itu, sambung Lestary, sejumlah program sudah siap dijalankan mulai 2019 mendatang. Diantaranya, memberikan pelatihan di pelbagai bidang guna merangsang para pemuda meningkatkan kemampuannya, terutama untuk berani menekuni wirausaha.

"Untuk program tahun depan kami akan memulai dengan Youth Forum, Youth Camp, Youth Talk yang menjadi wadah untuk pemuda setempat menyatukan visi misi dan menyamakan persepsi pembangunan di Aru. Isu yang nanti kami jadikan bahan brainstorming adalah terkait entrepreneur, pengembangan kapasitas pemuda, dan isu lainnya," bebernya.

Lebih lanjut Kepala Dispora Kabupaten Kepulauan Aru, Gabriel El menyatakan kegiatan magang sepuluh pemuda di Kota Bandung langsung ditindaklanjuti oleh pihak pemerintah. Dia menyatakan secepatnya akan memproses hubungan kerjasama secara legal dengan Kota Bandung lewat penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU)‎.

"Soal pemberdayaan, pengembangan dan penyadaran pemuda, dan tiga hal ini kita akan berikan dalam pelayanan kepemudaan di Aru, sudah kami laporkan kepada Pak Bupati dan Pak Sekda. Langkah kongkrit pertama kita akan berupa memproses percepatan MOU sister city‎ terkait di bidang kepemudaan," ungkap Gabriel.

Disamping itu, Gabriel memastikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru akan memberikan dukungan penuh bagi pemuda yang ingin menempuh jenjang pendidikan ke perguruan tinggi. Dia menyatakan pemerintah bakal menyiapkan beasiswa untuk kuliah di Bandung atau bahkan ke luar negeri.

"Di bidang kepemudaan itu bagaimana meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda di Aru, ada tindaklanjut bagaimana mungkin ada bantuan scolarship belajar apakah di Bandung apakah di luar negeri. Dengan belajar ini bisa meningkatkan skill sehingga ke depan bisa mandiri," terangnya.

Gabriel menuturkan, yang terpenting saat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemuda di Kabupaten Kepulauan Aru agar bisa turut mengembangkan potensi daerah. Dimana saat ini Kepulauan Aru memiliki keunggulan dari sektor pariwisata serta perikanan dan kelautan.

"Kedua di bidang wirausaha muda belajar dari pemuda Bandung begitu terampil di bidangnya, maka bisa sebaliknya apakah meminta pemuda Bandung memberikan pelatihan di Aru ataukah pemuda Aru yang akan datang ikut pelatihan di Bandung,‎" pungkasnya.


Editor : inilahkoran