Masih Belum Tertangkap, Polrestabes Imbau Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Gegerkalong Menyerahkan Diri
Polrestabes Bandung meminta para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI di Gegerkalong agar segera menyerahkan diri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polisi mengimbau kepada para pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI berinisial DDI dan istrinya IA di Gegerkalong, beberapa waktu lalu untuk menyerahkan diri.
"Sebetulnya kita sudah tahu, siapa-siapanya yang melakukan. Saya imbau segera menyerahkan diri, karena kita sudah tahu dan kita akan kejar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Agah Sonjaya, Selasa 6 Juni 2023.
Meski sudah mengantongi identitas para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI di Gegerkalong, Agah mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku-pelaku tersebut.
"Sedang kita cari pelakunya, pagi siang malam, indentitas sudah diketahui. Beberapa orang sudah kita kantongi," katanya.
Para pelaku diduga kabur ke berbagai wilayah di Jawa Barat. Pasalnya Agah mengatakan ia dan jajaran juga sempat melakukan pencarian pelaku ke luar Kota Bandung.
"Kita sudah melakukan pengejaran di beberapa daerah," katanya.
Ia pun menghimbau untuk para pelaku pengeroyokan agar sesegera mungkin menyerahkan diri
"Bagi yang merasa segera menyerahkan diri," katanya.
Sebagaimana diketahui, anggota TNI berinisial DDI dan istrinya IA, alami pengeroyokan di Gegerkalong, Kota Bandung pada Selasa (16/5/2023) lalu.
Penyelidikan sementara, diketahui para pelaku pengeroyokan lebih dari satu orang. Ada pengeroyokan dilakukan oleh kelompok bermotor.
"(pelaku) kelompok motor, masih dalam pengejaran dan penyelidikan," ujar Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan saat dihubungi, Selasa 23 Mei 2023.
Kapolsek menyebutkan jika para pelaku diketahui merupakan kelompok bermotor bernamakan Slaughter.
"Itu anak-anak Slaughter," sambungnya.
Sementara itu, korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena mengalami sejumlah luka. Sedangkan istrinya mengalami memar dan luka di bagian kaki namun tidak dirawat.
Informasi pengeroyokan yang dialami prajurit TNI dan istrinya itu beredar di media sosial TikTok dan menjadi viral.
Informasi yang dihimpun, kedua korban saling berpapasan dengan para pelaku, saat mengendarai motor. Antara korban dan para pelaku, hampir terjadi tabrakan. Terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban. Bahkan pelaku menendang motor korban.
Setelah itu, para pelaku mengeroyok korban. Sementara, pelaku menodong istri korban menggunakan senjata airsoft gun. (Cesar Yudistira)
Editor : Ahmad Sayuti


