Mega Korupsi Pertamina, Asep Wahyuwijaya Minta Erick Thohir Lakukan Audit Total

Anggota Komisi VI DPR-RI Asep Wahyuwijaya meminta agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaudit Pertamina.

Mega Korupsi Pertamina, Asep Wahyuwijaya Minta Erick Thohir Lakukan Audit Total
Anggota Komisi VI DPR-RI Asep Wahyuwijaya

INILAHKORAN, Bogor - Anggota Komisi VI DPR-RI Asep Wahyuwijaya meminta agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaudit Pertamina.

Hal itu buntut terungkapnya mega korupsi yang melibatkan beberapa anak perusahaan inti dibawah Pertamina.

Asep Wahyuwijaya mengatakan bahwa terungkapnya perkara korupsi ini mengindikasikan kalau fungsi pengawasan dari Holding atas kinerja anak-anak perusahaan di lingkungan Pertamina itu terbilang rendah. 

"korupsi berjamaah dalam kurun lebih dari waktu 5 tahun yang melibatkan kerja sama dari para jajaran Direksi dan petinggi antar anak perusahaan menjadi potret bahwa sindikat dan permufakatan jahat di lingkungan Pertamina terjadi secara terus menerus, hingga harus dilakukan audit total dan pemeriksaan secara menyeluruh oleh pihak yang betul-betul independen dan berkredibilitas tinggi atas kondisi keuangan dan manajemennya," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Rabu, 26 Februari 2025.

Ia menuturkan bahwa tindakan perbuatan melawan hukum ini dilakukannya dengan cara melakukan mark up harga yang merugikan negara dan menipu rakyat dengan cara menjual barang yang tidak sepatutnya. 

"Ini dahsyat, parah dan luar biasa. Seruan mesti tegaknya AKHLAK di lingkungan Kementerian BUMN  pun diluluhlantakan oleh salah satu BUMN terbesar dan katanya berkelas dunia," tuturnya.

Ketua Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DPP Partai Nasdem ini  meminta Kejaksaan Agung memeriksa seluruh transaksi bisnis di Pertamina. 

"Kejaksaan Agung pun harus memeriksa seluruh pegawai Pertamina yang terlibat. Jangan hanya elitnya saja. Dengan preseden korupsi yang dilakukannya, mulai dari memark up harga pembelian, mengoplos BBM, mengangkut dan memasarkannya ke rakyat dengan melibatkan beberapa anak perusahaan inti di Pertamina, saya kira apa yang terjadi dalam kasus korupsi di Pertamina merupakan kejahatan yang sistemik dan terorganisir (organized crime). Jadi, saya kira pihak Kejaksaan mendapatkan momentum untuk melakukan bersih-bersih secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya," pintanya.

Asep Wahyuwijaya pun mengingatkan agar ada efek jera yang maksimal, yang harus diterapkan kepada para tersangka korupsi.

"Baru kemarin kita ribut karena soal efisiensi anggaran. Malah ternyata ada begundal-begundal yang menikmati kesenangan diatas penderitaan negara dan rakyatnya. Sangat keterlaluan," tukasnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti