Menanam Pohon Sejak Dini
Hari pertama sekolah biasanya identik dengan seragam baru, ruang kelas baru, dan teman-teman baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Hari pertama sekolah biasanya identik dengan seragam baru, ruang kelas baru, dan teman-teman baru.
Namun di Kota Bogor, awal tahun ajaran juga diharapkan menghadirkan kebiasaan baru: menanam pohon.
Bagi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, menyambut masa depan anak tidak cukup hanya dengan membuka lembaran pelajaran di ruang kelas. Ada pelajaran lain yang ingin diwariskan sejak hari pertama sekolah, yakni mencintai dan merawat lingkungan.
Karena itu, Dedie mengusulkan agar setiap siswa baru di seluruh jenjang pendidikan menanam satu pohon pelindung atau pohon buah sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim yang kian terasa dampaknya.
"Ya, langkah ini menyikapi perubahan iklim yang semakin ekstrem belakangan ini, ditandai dengan munculnya fenomena El Nino dan La Nina akibat pemanasan global," ungkap Dedie kepada wartawan, Senin (13/7).
Menurutnya, masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kualitas pendidikan, tetapi juga oleh kondisi lingkungan tempat mereka akan hidup di kemudian hari.
Karena itu, membangun kesadaran menjaga alam perlu dimulai sejak anak-anak menginjak bangku sekolah.
"Bila setiap anak di bangku sekolah melakukan penanaman pohon, merawat dan memeliharanya serta dilaksanakan secara konsisten, maka ancaman pemanasan global yang nantinya mengancam masa depan kehidupan manusia dapat diredam," terangnya.
Dedie berharap, kebiasaan sederhana menanam dan merawat pohon akan menjadi investasi jangka panjang bagi lingkungan sekaligus membentuk karakter generasi yang lebih peduli terhadap alam.
Dengan lingkungan yang lebih hijau, menurutnya, anak-anak di masa depan dapat tumbuh dan berkembang tanpa harus menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin berat.
"Karena itu, kepada Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) segera menyiapkan aturan dan melaksanakan program tersebut secara konsisten pada awal tahun ajaran 2026 yang dimulai 15 Juli 2026," jelasnya. (gin)
Editor : Inilahkoran


