Menanti Summarecon Mall Bandung Hadir Menggerakkan Roda Perekonomian Kawasan Bandung Timur

Beberapa waktu lalu, sejumlah emak-emak di kawasan Bandung Timur sempat mendengar akan dibukanya Summarecon Mall Bandung. Selain obrolan tetangga, bahkan kabarnya santer di media sosial.

Menanti Summarecon Mall Bandung Hadir Menggerakkan Roda Perekonomian Kawasan Bandung Timur
Namun, pembukaan Summarecon Mall Bandung yang digadang-gadang sebagai pusat perbelanjaan di kawasan Gedebage, Kota Bandung itu tak kunjung terealisasi. (istmewa)

INILAHKORAN, Bandung - Beberapa waktu lalu, sejumlah emak-emak di kawasan Bandung Timur sempat mendengar akan dibukanya Summarecon Mall Bandung. Selain obrolan tetangga, bahkan kabarnya santer di media sosial.

Namun, pembukaan Summarecon Mall Bandung yang digadang-gadang sebagai pusat perbelanjaan di kawasan Gedebage, Kota Bandung itu tak kunjung terealisasi.

"Memang, beberapa bulan kemarin katanya Summarecon Mall Bandung akan dibuka. Kalau itu jadi, saya sebagai emak-emak tentu senang ada mall yang dekat di Bandung Timur ini. Saya bisa ngajak anak-anak dan keluarga ke sana," kata Sri Handayani (35) warga Ujungberung kepada INILAHKORAN, Rabu 17 Januari 2024.

Ibu dua orang anak itu mengisahkan kalau bepergian ke mall di pusat Kota Bandung saat ini kondisinya relatif 'berbeda'. Sebab, selain harus menyempatkan waktu, kondisi jalanan yang macet terkadang 
menjadi kendala.

"Kondisi Bandung sekarang sudah beda. Nggak seperti dulu, kemana-mana bisa lancar di jalannya. Sekarang mah, boro-boro. Makanya, kalau Summarecon Mall Bandung itu buka, kita-kita yang tinggal di Bandung Timur enak. Apalagi katanya di mall itu juga ada bioskopnya," ujarnya.

Senada dengan itu, pengamat ekonomi Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi mengapresiasi rencana dibukanya Summarecon Mall Bandung. Dia menyebutkan, selain memenuhi kebutuhan warga Bandung Timur, kehadiran mall itu pun akan menggerakkan roda perekonomian setempat.

Dia menuturkan, berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di kawasan Bandung Timur itu tentu melewati perhitungan seksama.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan ini pemerintah memang tengah berupaya memajukan perekonomian di Bandung Timur tersebut untuk mengimbangi pembangunan di pusat Kota Bandung.

Di lihat dari sisi tata ruang, Acuviarta menjelaskan Bandung Tengah relatif sudah sangat terbatas. Sedangkan, kawasan Bandung Selatan lebih didorong pemerintahan Kabupaten Bandung melalui Soreang sebagai titik sentral.

"Kalau di Bandung Utara, itu yang harus kita amankan karena faktor lingkungan. Jadi, di Kota Bandung ini ruang yang masih memungkinkan itu adalah Bandung Timur. Makanya, banyak infrastuktur yang dibangun di Bandung Timur," ujar Acuviarta.

Dia mengaku, kawasan Bandung Timur itu merupakan pintu gerbang sejumlah infrastruktur transportasi dan lokasi pembangunan berbagai fasilitas bagi masyarakat.

"Saya kira kereta cepat diarahkan untuk ke sana karena pemerintah memberikan stimulus dari sisi infrastruktur transportasi. Saya tahu roadmap pengembangan kereta cepat bukan hanya keretanya, tapi kawasan di sekitar Tegalluar dan Gedebage itu ya memang diarahkan untuk pengembangan kawasan bisnis dan perumahan," tuturnya.

Seperti diketahui, di kawasan Bandung Timur itu kini terdapat Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh yang memiliki stasiun akhir di Tegalluar. Kemudian, di stasiun Gedebage saat ini sudah melayani Commuterline Bandung Raya.

Selain akses Tol Padaleunyi KM 149, dalam waktu dekat ini pembangunan jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) bakal diawali pembangunan konstruksinya. 

Tak hanya itu, kawasan permukiman penduduk di Bandung Timur itu pun terus bertumbuh. Plus, terdapat Masjid Raya Al-Jabbar dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Sedangkan, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan proyek pembangunan jalan tol Getaci kini telah menemukan titik terang.

Saat ini, pembebasan lahan hingga Tasikmalaya terus berlangsung dan telah dilakukan lelang guna mengakselerasi pembangunan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Jabar dan Jateng di bagian selatan Jawa itu. 

"Bila merujuk dari informasi yang diterima dari Kementerian PUPR, barusan saya dapat update dari Kementerian PUPR tentang Tol Getaci, 90 kilometer dan sekarang sedang lelang dan akan mulai konstruksi 
awal tahun depan," ujar Bey di Gedung Sate, Senin 9 Oktober 2023.

Dia berharap, proses lelang dapat berjalan lancar. Sehingga maksimal pada Februari 2024 mendatang, pembangunan konstruksi jalan tol Getaci sudah dapat dilakukan.

"Insyaallah tahun depan. Awal tahun 2024, Januari-Februari sudah mulai," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, saat ini penduduk Kota Bandung didominasi usia muda. Menurut data BPS 2022, kota dengan jumlah penduduk 2.452.943 jiwa ini didominasi kelompok usia usia 0-44 tahun. Dari kelompok umur  tersebut, penduduk dengan usia 25-29 tahun paling dominan yakni 199.275 jiwa. Lebih khusus, jumlah penduduk Gedebage pada 2020 terhitung sebanyak 38.988 jiwa.
 
Summarecon Mall Bandung akan segera diresmikan pada Kamis 18 Januari 2024 mendatang. Pusat perbelanjaan itu akan menjadi unit bisnis pusat perbelanjaan ke-6 yang dimiliki Summarecon setelah Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall Bekasi, Samasta Lifestyle Village, Summarecon Villaggio Outlets.

Berlokasi di kawasan Summarecon Bandung, Summarecon Mall Bandung ini relatif strategis dengan keunggulan akses tol Gedebage KM 149 Padaleunyi dan stasiun akhir  KCIC di Tegalluar Gedebage yang tidak jauh dan saat ini juga tersedia shuttle bus dari stasiun Tegalluar yang beroperasi setiap hari. (dnr)


Editor : Doni Ramdhani