Mencari Masa Depan ke Negeri Formosa
DI tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memilih kampus tak lagi sekadar menentukan tempat belajar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Bagi banyak pelajar Indonesia, kuliah di luar negeri kini menjadi jalan untuk memperluas wawasan, menguasai teknologi, sekaligus membangun jejaring global yang akan berguna di masa depan.
Harapan itu tampak dalam Taiwan Higher Education Fair Indonesia yang digelar Ikatan Citra Alumni Taiwan (Icati) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa.
Sebanyak 49 perguruan tinggi dari Taiwan hadir menawarkan berbagai pilihan program studi, informasi beasiswa, hingga peluang karier kepada calon mahasiswa Indonesia.
Deretan kampus ternama ikut ambil bagian dalam pameran tersebut. Di antaranya National Taiwan Normal University, National Tsing Hua University, National Taiwan University, National Chiayi University, Tam Kang University, Ling Tung University, hingga Nanhua University.
Ketua Icati Jawa Tengah, Fandi Chandra, mengatakan kehadiran puluhan universitas tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada pelajar mengenai peluang melanjutkan pendidikan di Taiwan.
Menurutnya, minat pelajar Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, untuk menempuh pendidikan di Taiwan terus meningkat. Salah satu alasan utamanya adalah biaya pendidikan dan biaya hidup yang dinilai relatif terjangkau.
“Biaya kuliah di Taiwan tidak semahal yang diperkirakan. Bahkan, bisa dibilang hampir sama dengan biaya kuliah di Jakarta. Biaya hidup di sana juga relatif terjangkau,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (4/8).
Selain biaya, pilihan program studi juga menjadi daya tarik tersendiri. Fandi menyebut bidang teknologi dan bisnis masih menjadi jurusan yang paling banyak diminati pelajar asal Jawa Tengah karena memiliki prospek kerja yang luas di tengah pesatnya transformasi digital.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun melihat pameran pendidikan tersebut sebagai kesempatan berharga bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan tinggi di Taiwan.
Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Edy Iswanto, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar memperkenalkan kampus, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai informasi penting yang dibutuhkan calon mahasiswa. (gin)
Editor : Inilahkoran

