Menghidupkan Kembali Restoran Rindu Alam, Ini Komentar Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno
Rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam di Kawasan Puncak Pass, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor masih dalam kajian.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cisarua - Rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam di Kawasan Puncak Pass, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor masih dalam kajian Pemprov Jabar selaku pemilik lahan tersebut.
Hal itu dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar Dedi Taufik.
"Belum dibahas lagi (terkait rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam), nanti saya kabari ke rekan-rekan media," singkat Ridwan Kamil kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar Dedi Taufik menuturkan konsep rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam akan dipadu padankan dengan rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
"Pembangunan Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor ini akan kami padu padankan dengan konsep yang ada di KemenPU-Pera, karena saat ini, mereka kan sudah mulai melakukan penataan kawasan, terutama relokasi pedagang kaki lima ke Rest Area Gunung Mas di Desa Tugu Selatan, Cisarua," tutur Dedi.
Dia menambahkan, rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam harus tetap sustainable atau tetap melestarikan alam.
"Konsep rencana menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam harus tetap melaksanakan kaidah pelestarian alam atau lingkungan hidupnya, kami ingin pengembangan usaha jasa wisata kedepan, haruslah yang berkualitas sesuai arahan mas Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Solahudin Uno," tambahnya.
Baca Juga: Mantap, Kawasan Wisata Legendaris Rindu Alam akan Dihidupkan
Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengaku sewaktu remaja pernah minum kopi dan makan jagung manis di Restoran Rindu Alam. Salaupun punya kenangan khusus, dia akan menyetujui apapun langkah Pemprov Jabar dan Kementeria PUPR.
"Apapun perkembangan rencana Pemprov Jawa Barat dan KemenPU-Pera serta sudah dilakukan penataan, maka ekonomi kreatif seperti restoram atau rumah makan tetap menjadi destinasi favorit dan bakal tumbuh pesat," ungkap Sandiaga Uno.
Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku belum mendapatkan tembusan dari Pemprov Jabar yang rencananya akan menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam. Politisi PPP itu secara tegas memaparkan lebih ingin kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau.
Baca Juga: Ridwan Kamil Perketat Pengawasan Puncak Bogor - Dipatiukur Bandung
"Rencana Pemprov Jabar yang akan menghidupkan kembali wisata di Restoran Rindu Alam itu saya belum dapat surat tembusannya. Namun, kalau saya lebih setuju agar kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau (RTH)," papar Ade Yasin.
Ade Yasin mengaku lebih setuju dengan rencana Kementerian PUPR yang akan merelokasi PKL ke Rest Area Gunung Mas, dimana luas lahannya mencapai 7,5 hektare.***(reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


