Mental Baja
SATU hal yang membuat Igor Tolic tersenyum dari kiprah Persib Bandung di ajang Dewata Challange Series 2026, adalah mentalitas mumpuni Marc Klok dan kawankawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Muhammad Ginanjar
Igor akhirnya membeberkan kunci Maung Bandung menjuarai Dewata Challenge Series 2026 yang digelar di Bali sejak 13-18 Agustus 2026.
Apalagi Persib tidak mengalami kekalahan dari dua laga yang dijalani. Masing-masing 3-0 atas Sabah FC dan 3-2 saat berjumpa dengan Bali United.
Pelatih asal Kroasia ini menilai kekuatan timnya saat ini tidak hanya terletak pada pemain yang tampil sejak menit pertama.
Kontribusi para pemain yang masuk dari bangku cadangan juga menjadi salah satu faktor penting dalam perjuangan Persib meraih hasil positif di Dewata Challenge Series 2026.
“Kekuatan tim ini sekarang adalah para pemain yang ada di dalam lapangan, dan pemain yang masuk dari bangku cadangan, mereka memberikan kontribusi,” ujar Igor, Rabu (19/8).
Pelatih berusia 48 tahun ini memastikan kondisi tersebut menjadi pemandangan yang menyenangkan.
Kekompakan antarpemain menunjukkan jika seluruh anggota tim memiliki tujuan yang sama, terlepas dari berapa banyak menit bermain yang mereka dapatkan.
“Jadi, pemain yang sebagian besar waktu bermain seperti Marc (Klok) atau Gakuto (Notsuda), mereka mendapat dukungan dari seluruh tim lainnya. Dan itu adalah hal yang sangat menyenangkan untuk dilihat,” katanya.
Igor pun mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan para pemain Persib sepanjang pertandingan. Menurutnya, kerja keras yang dilakukan tim akhirnya membuahkan hasil di lapangan.
Terutama ketika Persib menghadapi Bali United. Pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 itu, Maung Bandung sempat tertinggal dua kali hingga akhirnya pertandingan berakhir dengan skor 3-2.
“Sangat menyenangkan melihatnya dan Anda bisa melihat semangat juang itu. Pada akhirnya, usaha membuahkan hasil, mencetak gol, dan memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Sementara itu, kapten Marc Klok tak kaget melihat mental pemenang yang ditunjukkan timnya saat mengalahkan Bali United secara dramatis 3-2.
Persib menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah dua kali tertinggal dari tuan rumah. Sempat berada dalam posisi 0-1 dan kemudian 1-2, Pangeran Biru mampu bangkit hingga akhirnya mengamankan kemenangan 3-2.
"Saya pikir kita sudah biasa comeback dalam dua musim terakhir. Setiap musim baru, datang pemain baru, spirit itu masih ada," ujar Klok, dikutip dari laman resmi Persib, Rabu.
Klok menjadi salah satu pemain penting dalam "comeback" tersebut. Gelandang berusia 33 tahun itu mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit ke-54 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dari gol Brandon Wilson.
Bali, yang bermain dengan 10 pemain, memimpin lagi melalui tandukan Joao Ferrari. Persib kemudian membalikkan keadaan menjadi 3-2 pada menit-menit akhir melalui sontekan Balsa Sekulic dan sundulan Gabriel Mutombo.
Bagi Klok, mentalitas tersebut sangat penting untuk dibawa Persib menghadapi musim 2026/27. Terlebih, Pangeran Biru akan menghadapi persaingan di empat kompetisi, termasuk panggung Asia di Liga Champions Asia Dua.
"Kami butuh daya juang seperti ini nanti di saat-saat sulit, di kompetisi, di Asia. Tapi saya bangga, kami mulai bisa menunjukkan ini di pramusim," terang pemain yang dipercaya mengenakan ban kapten tersebut.
Kendati puas dengan semangat yang ditunjukkan tim, Klok menyadari timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Kekompakan antarpemain, khususnya setelah kedatangan sejumlah pemain baru dan bergabungnya kembali para pemain yang sebelumnya membela tim nasional Indonesia, masih harus terus dibangun.
"Kami masih butuh banyak pelajaran, kami masih perlu memperkuat chemistry," tambah dia.
Pada laga terdekat, Persib akan membuka kompetisi musim baru dengan menghadapi Manila Digger pada babak Kualifikasi Liga Champions Asia Dua di kandang sendiri pada 31 Agustus.
Jika menang, mereka akan tergabung di Grup E bersama Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), dan The Cong-Viettel (Vietnam).
Setelah itu, sang juara bertahan akan memulai kompetisi Super League dengan menjamu PSM Makassar pada 6 September pukul 19.00 WIB. (bsf)
Editor : Inilahkoran

