Menteri UMKM Klarifikasi Soal Istri Plesiran ke Eropa, Maman: Tak Ada Uang Negara!

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, membantah keras tudingan bahwa istrinya menggunakan dana negara dalam kunjungan ke Eropa. 

Menteri UMKM Klarifikasi Soal Istri Plesiran ke Eropa, Maman: Tak Ada Uang Negara!

INILAHKORAN - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, membantah keras tudingan bahwa istrinya menggunakan dana negara dalam kunjungan ke Eropa. 

Ia memastikan seluruh pembiayaan perjalanan istrinya tersebut berasal dari dana pribadi.

"Saya sampaikan satu rupiah pun tidak ada dari uang negara, satu rupiah pun tidak ada dari pihak lainnya," tegas Maman usai bertemu Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, di Gedung Merah Putih KPK.

Penegasan itu disampaikan untuk merespons polemik surat berkop Kementerian UMKM yang beredar luas dan meminta dukungan perwakilan RI di beberapa negara Eropa untuk mendampingi kegiatan sang istri, Agustina Hastarini, pada 30 Juni–14 Juli 2025.

Maman juga membawa bukti-bukti pembayaran dari rekening pribadi istrinya, mulai dari tiket pesawat, biaya makan, hingga akomodasi selama di Eropa.

"Saya sampaikan dokumen-dokumen pembayaran tiket langsung dari rekening pribadi istri saya, itu satu," kata Maman.

"Kedua, uang makan, dan untuk katering istri saya makan di sana, dan sewa kendaraan, dari rekening istri saya pribadi," sambungnya.

Ketiga, kata Maman, uang pemesanan hotel untuk istrinya selama di Eropa berasal dari uang pribadi dan telah dibayarkan sejak Mei lalu.

"Artinya, tidak ada sedikit pun niat kami dari awal menggunakan fasilitas-fasilitas siapa pun. Itu dulu ya, jadi saya mohon kepada teman-teman karena ini sudah menyangkut harga diri saya," ujarnya.

Sebelumnya viral di media sosial surat dinas yang beredar luas di media sosial, dan bertuliskan keterangan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia'.

Dalam surat tersebut, Agustina Hastarini, istri Menteri UMKM, disebut akan melakukan kunjungan ke enam negara Eropa dan Turki sebagai bagian dari misi budaya.

Kota-kota yang dijadwalkan dikunjungi adalah Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan. Kunjungan ini direncanakan berlangsung mulai 30 Juni hingga 14 Juli 2025.

Surat tersebut, yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Kementerian Arif Rahman Hakim, berisi permohonan agar kedutaan besar Indonesia di negara-negara terkait untuk memberikan pendampingan bagi Agustina Hastarini beserta rombongan selama perjalanan tersebut.

Surat tersebut lantas menuai kecaman keras dari warganet, yang mempertanyakan legalitas penggunaan fasilitas negara untuk agenda yang melibatkan keluarga pejabat, dalam hal ini istri menteri.


Editor : Firda Rachmawati