Merawat Harapan dari Puing Kebakaran

DUA tahun lalu yang tersisa hanya puing-puing. Hari ini, puskesmas itu kembali berdiri dengan wajah baru untuk melayani masyarakat.

Merawat Harapan dari Puing Kebakaran
TINJAU PUSKESMAS: Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau fasilitas Gedung Puskesmas Mangkuluhur Citeureup. Pada kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menamakan Gedung Puskesmas Citeureup sebagai Gedung Puskesmas Mangkuluhur Citeureup.

Oleh: Reza Zurifwan

Masih lekat dalam ingatan warga Citeureup ketika kobaran api melalap Puskesmas Citeureup pada Sabtu subuh, 19 Oktober 2024. Bangunan yang selama bertahun-tahun menjadi tempat berobat masyarakat itu hangus, menyisakan kekhawatiran akan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Hampir dua tahun berselang, luka itu perlahan terobati. Di lokasi yang sama kini berdiri gedung baru yang lebih modern, lebih nyaman, bahkan menghadirkan suasana layaknya vila dengan taman yang asri.

Revitalisasi Puskesmas Citeureup rampung berkat dukungan dana tanggung jawab sosial lingkungan (CSR) PT Intra Golflink Resorts Tbk senilai Rp2,4 miliar. Pembangunan berlangsung sejak November 2025 hingga Juli 2026.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kebutuhan penting, mengingat luas wilayah Kabupaten Bogor yang tidak sebanding dengan kemampuan anggaran daerah.

“Mewakili masyarakat, saya berterima kasih kepada PT Intra Golflink Resorts Tbk yang telah membangun Gedung Puskesmas Citeureup, yang gedungnya lebih bagus dibanding gedung yang sebelumnya terbakar,” ujar Rudy, Senin (27/7).

Pada kesempatan itu, Rudy juga meresmikan nama baru fasilitas kesehatan tersebut menjadi Puskesmas Mangkuluhur Citeureup.

“Saya berharap dengan nama yang baru, tenaga kesehatan yang bekerja di Gedung Puskesmas Mangkuluhur Citeureup ini mengedepankan budi pekerti yang luhur dalam melayani masyarakatnya,” katanya.

Bukan hanya wajah bangunannya yang berubah. Pelayanan kesehatan pun terus diperkuat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fuisia Meidiawaty, menjelaskan puskesmas tersebut melayani berbagai penyakit ringan hingga persalinan. Mulai awal Agustus, layanan rawat inap juga akan dioperasikan.

“Contoh demam, muntaber, lahiran, itu bisa ditangani di Puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kami melayani rawat inap, yang dimulai pada awal Bulan Agustus mendatang,” ujarnya.

Menurut Fuisia, desain bangunan baru memberikan nilai tambah bagi pelayanan. Selain ruang pelayanan yang lebih representatif, lantai dua juga dilengkapi area yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas pasien maupun ruang pertemuan.

“Desain arsitektur Gedung Puskesmas Mangkuluhur Citeureup bagus. Semoga ke depan desainnya bisa ditiru dan ada banyak dana CSR yang membiayai pembangunan gedung puskesmas,” harapnya.

(gin)


Editor : Inilahkoran