Merawat Hewan, Mencegah Ancaman Rabies
HEWAN peliharaan telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga. Menjaga kesehatannya berarti turut melindungi manusia dari ancaman rabies.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Agus Satia Negara
Anjing, kucing, hingga hewan peliharaan lainnya telah menjadi bagian dari kehidupan warga. Menjaga mereka tetap sehat berarti sekaligus menjaga keluarga dari ancaman rabies.
Ancaman itu bisa datang dari satu gigitan. Sesuatu yang tampak sederhana, tetapi dapat membawa risiko serius ketika tidak segera ditangani.
Karena itu, pencegahan rabies bukan hanya soal merawat hewan. Ada vaksinasi, pengawasan, penanganan ketika terjadi gigitan, hingga kesadaran masyarakat untuk tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan.
Menjelang Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang diperingati setiap 28 September, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkuat langkah pencegahan melalui serangkaian aksi nyata dan edukasi publik.
Tahun ini, kampanye tersebut mengusung tema global “Satu Tujuan, Banyak Peran, Satu Gerakan Bersama” atau Stronger Together.
Tema itu menjadi pengingat, upaya membebaskan KBB dari ancaman rabies tidak dapat berjalan sendiri. Pemerintah, tenaga profesional kedokteran hewan, Dinas Kesehatan, komunitas, masyarakat, hingga mitra global memiliki peran yang saling melengkapi.
Kepala Dispernakan KBB Wiwin Aprianti mengatakan, kolaborasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap langkah pencegahan memberikan dampak maksimal. “Sinergi tersebut menjadi kunci agar setiap aksi pencegahan berdampak maksimal,” kata Wiwin, Kamis (17/9).
Salah satu langkah konkret yang disiapkan Dispernakan KBB adalah vaksinasi rabies gratis. Tahun ini, program tersebut menargetkan pemberian sebanyak 2.000 dosis.
Program vaksinasi melibatkan dokter hewan profesional dari klinik swasta, unit usaha mitra, komunitas, serta warga di berbagai kawasan perumahan di wilayah KBB.
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum hewan mendapatkan vaksin. Hewan harus dalam kondisi sehat, berusia minimal empat bulan, dan tidak sedang bunting.
Vaksinasi menjadi bagian penting dalam pencegahan rabies. Perlindungan terhadap hewan peliharaan sekaligus menjadi langkah untuk mengurangi risiko penularan kepada manusia. Namun, upaya menjaga kesehatan hewan tidak berhenti pada vaksinasi.
Dispernakan KBB juga menyediakan program sterilisasi kucing bersubsidi yang telah berjalan sejak awal September 2026. Program ini menargetkan sterilisasi 100 ekor kucing jantan dan 100 ekor kucing betina.
Layanan tersebut dapat diakses di Klinik Hewan Cempakamekar melalui nomor 0812 21161676 dan Klinik Hewan Cisarua di nomor 0821 20500301.
(gin)
Editor : Inilahkoran

