Meski BBM Naik, Sopir Perahu di Waduk Saguling Enggan Naikan Tarif Angkutan Bagi Wisatawan 

Rasa kecewa yang berkecamuk terucap jelas dalam setiap kata yang diungkapkan Deden (29) seorang pemilik perahu di perairan Waduk Saguling, Blok Sayuran, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) usai pemerintah resmi menaikan harga BBM bersubsidi.

Meski BBM Naik, Sopir Perahu di Waduk Saguling Enggan Naikan Tarif Angkutan Bagi Wisatawan 
Selain pemilik, Deden juga merupakan salah satu sopir perahu yang kerap menjajakan jasa angkut perahunya bagi para pengunjung yang akan berwisata untuk menikmati sejumlah objek wisata yang ada di kawasan Napak Sancang, Waduk Saguling, KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Rasa kecewa yang berkecamuk terucap jelas dalam setiap kata yang diungkapkan Deden (29) seorang pemilik perahu di perairan Waduk Saguling, Blok Sayuran, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) usai pemerintah resmi menaikan harga BBM bersubsidi.

Selain pemilik, Deden juga merupakan salah satu sopir perahu yang kerap menjajakan jasa angkut perahunya bagi para pengunjung yang akan berwisata untuk menikmati sejumlah objek wisata yang ada di kawasan Napak Sancang, Waduk Saguling, KBB.

Dalam sekali angkut, ia hanya mematok ongkos tetap sebesar Rp5.000 per orang. Namun, bagi wisatawan yang ingin berkeliling di kawasan perairan Waduk Saguling ia memasang tarif Rp50 ribu.

Kendati demikian, pasca pemerintah menaikan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, Deden sempat kebingungan antara harus menaikan tarif angkutan perahunya atau tidak.

"Solar jeung Pertalite naik, ditambah belinya susah karena harus ngantri dan pakai surat," katanya saat ditemui, Jumat 23 September 2022.

Kendati demikian, Deden pun akhirnya mengambil keputusan untuk menolak menaikan tarif kepada para penumpangnya.

Ia pun berharap, pemerintah bisa menyalurkan bantuan BBM khusus bagi nelayan, agar harga lebih rendah dan pasokan tetap aman. 

"Gak akan kita naikan karena nanti gak ada penumpang," tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan menaikkan BBM. Untuk jenis Pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Kemudian Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Selain itu, harga BBM nonton subsidi jenis Pertamax juga naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani