Min Hee Jin Buka Suara untuk Incar Bang Si Hyuk HYBE, Bongkar Masalah Saham dan IPO yang Tengah Diselidiki
Kepemimpinan Bang Si Hyuk di HYBE di pertanyakan usai Min Hee Jin buka suara soal masalah saham.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepemimpinan dan cara kerja ketua Bang Si Hyuk dalam mengelola HYBE kini dipertanyakan usai Min Hee Jin buka suara.
Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, telah kembali beraksi di depan publik, kali ini secara langsung menyasar HYBE dan ketuanya, Bang Si Hyuk.
Setelah bungkam pascakontroversi NewJeans, Min Hee Jin kembali mengajukan gugatan dan kampanye publik, yang menimbulkan kekhawatiran tentang meningkatnya ketidakpastian dalam manajemen HYBE.
Min Hee Jin baru-baru ini hadir langsung di Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk persidangan yang sedang berlangsung terkait gugatannya terhadap HYBE atas pemutusan kontrak dan pelaksanaan opsi jual.
Dalam sebuah langkah yang jarang terjadi, Min Hee Jin berhadapan dengan Kepala Bagian Hukum HYBE, Jung Jin Soo, dalam pemeriksaan silang.
Isu-isu utama yang dibahas di pengadilan meliputi klausul "kontrak budak" yang membatasi aktivitas luar, tuduhan praktik "pendorongan album" HYBE, dan klaim bahwa ILLIT adalah "tiruan" dari NewJeans.
Jika pengadilan memenangkannya, Min Hee Jin dapat menggunakan opsi put dan menerima kompensasi setara dengan 13 kali lipat laba operasional rata-rata ADOR dari dua tahun sebelumnya, dikalikan dengan 75% sahamnya, diperkirakan senilai 26 miliar KRW (sekitar $19 juta USD).
Namun, HYBE berargumen bahwa tindakannya telah membatalkan perjanjian pemegang Saham yang mendasari opsi put tersebut.
Kemunculan kembali Min Hee Jin dibarengi dengan sebuah wawancara yang mengungkap, di mana dia menuduh bahwa pada Januari 2019, Bang Si Hyuk mengatakan kepadanya bahwa Big Hit Music (pendahulu HYBE) tidak memiliki rencana IPO dan menawarkan insentif tunai satu kali, alih-alih Saham.
Hal ini bertentangan dengan narasi resmi HYBE dan memperketat pengawasan, terutama karena Bang Si Hyuk sudah diselidiki atas dugaan praktik penipuan terkait IPO.
Pada 15 September, Bang Si Hyuk dilaporkan menjalani interogasi selama 14 jam oleh Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul.
Meskipun Min Hee Jin sebelumnya mengkritik Bang Si Hyuk selama sengketa kontrak ADOR-NewJeans, ini menandai pertama kalinya dia secara terbuka mengaitkan Bang Si Hyuk dengan dugaan pelanggaran terkait pencatatan Saham HYBE.
Pernyataannya telah memperluas konflik dari sengketa kontrak menjadi perdebatan yang lebih luas tentang tata kelola perusahaan dan kredibilitas Kepemimpinan.
Potensi dampaknya signifikan, pernyataan yang disengketakan tentang rencana IPO dapat berdampak langsung pada kepercayaan investor dan kepercayaan publik terhadap transparansi HYBE.
Akibatnya, perusahaan kini harus berjuang keras untuk membela diri secara hukum dan mengelola reputasi.
Baru-baru ini, HYBE menunjuk mantan eksekutif KB Kookmin Bank, Kim Jin Young, sebagai Kepala Hubungan Masyarakat untuk memperkuat respons krisis.
Namun, dengan tuduhan Min Hee Jin yang menjadi berita utama, para analis mengatakan masalah ini tidak bisa lagi dianggap sebagai perseteruan pribadi.
Sebaliknya, hal ini menggarisbawahi "risiko pemilik" yang semakin dalam terkait Bang Si Hyuk, yang semakin meningkatkan tekanan pada Kepemimpinan HYBE.***
Editor : Irma Nurfajri


