Misi Rajai Derbi

PELATIH Persib Bandung Igor Tolic langsung menatap laga melawan Persija meski baru menghadapi PSM Makassar. Laga penuh gengsi ini berlangsung Sabtu (12/9).

Misi Rajai Derbi
Foto(INILAH/ADAM HUSEIN)

Oleh: Muhammad Ginanjar

Igor tak memungkiri laga Persib vs Persija ini seperti pertandingan derbi Dinamo Zagreb dan Hajduk Split di Liga Kroasia.

“Tetapi tidak begitu banyak orang yang terlibat. Di sini ada berjuta-juta suporter dari kedua klub, terutama suporter kami, berjuta-juta. Jika kami menang, mereka merasa luar biasa. Jika mereka kalah, maka mereka menunggu derbi berikutnya,” ujar Igor, Senin (7/9).

Namun, lanjutnya, persaingan tetap sama. Setiap tim tak ingin merasakan kekalahan, begitu juga dengan Persib Bandung.

“Di Kroasia kami biasa berkata kamu bisa memenangkan pertandingan melawan musuh terbesar, tetapi kamu tidak boleh kalah. Jadi, begitulah cara kami memperlakukan pertandingan ini,” tuturnya.

Igor memastikan laga Persib vs Persija ini akan tetap spesial seperti musim-musim sebelumnya. Bahkan akan menjadi laga yang tangguh lantaran lawan memiliki kualitas.

“Mereka akan bermain di Stadion mereka sendiri. Tapi, kami berani, kami siap, dan kami pergi ke sana bertarung untuk kami, bertarung untuk para suporter, bertarung untuk menang,” tegasnya.

Pelatih berusia 48 tahun ini membenarkan ini akan menjadi kali pertamanya baginya menghadapi Persija di Jakarta. Sebelumnya pertemuan digelar di Stadion Patriot Bekasi dan Bali.

“Jadi sekarang ini stadion yang besar. Saya berharap banyak sekali suporter. Bagi saya, ini sedikit memberi tekanan, tetapi saya suka. Saya menyukainya, saya suka ketika para pemain tampil 100 persen di setiap sesi latihan,” katanya.

Igor pun merasa tak perlu memberikan motivasi kepada pemainnya. Sebab dia yakin anak asuhnya akan menampilkan permainan terbaik demi mendapatkan kemenangan.

“Semua orang tampil 100 persen di sesi latihan, mereka ingin dipilih untuk pertandingan. Jadi kami hanya perlu berhati-hati menentukan siapa yang dipilih, memilih orang yang tepat, mengatur permainan dengan cara yang benar, dan mari kita lihat apa yang terjadi di lapangan,” ucap Igor.

Performa Fitrah Sementara itu, Igor memberikan penilaiannya terhadap Fitrah Maulana yang dipercaya tampil saat menghadapi PSM Makassar.

Menurutnya, Fitrah layak sebagai pelapis Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang Persib yang tidak bisa tampil akibat mengalami kendala.

“Dia (Fitrah) adalah pelapis yang layak,” ujar Igor usai pertandingan.

Pelatih asal Kroasia ini pun mengingatkan penampilan Fitrah saat dipercaya bermain pada musim lalu melawan Borneo FC Samarinda.

“Jadi dia masih perlu berkembang tentunya, tetapi dia potensi yang sangat bagus,” kata Igor.

Pelatih berusia 48 tahun ini mengaku harus memberikan kepercayaan kepada Fitrah untuk bermain meski laga itu merupakan laga perdana Persib di Super League 2026/2027.

“Kami memiliki beberapa masalah dengan Teja kemarin, jadi kami memutuskan untuk tidak mengambil risiko terlalu banyak. Kami juga percaya pada Fitrah, kami memasangnya di bawah gawang,” tuturnya.

Meski kebobolan satu gol, Igor menilai secara keseluruhan Fitrah bermain dengan sangat baik. Hingga akhirnya Persib berhasil memenangkan pertandingan atas PSM Makassar dengan skor 3-1.

“Dia akan membuat kesalahan, ya, tetapi itu adalah proses perkembangannya, jadi kami percaya padanya sebagaimana kami memiliki pemain muda,” tegasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran