Misteri Tas Arya Daru yang Ditemukan di Rooftop Setelah Kematian

Polisi mengungkapkan terkait tas yang diduga milik diplomat muda, Arya Daru.

Misteri Tas Arya Daru yang Ditemukan di Rooftop Setelah Kematian
tas diduga milik Arya Daru ditemukan.

INILAHKORAN - Misteri kematian diplomat muda sekaligus staf Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan tanda tanya besar. 

Salah satu petunjuk penting yang kini menjadi sorotan penyidik adalah penemuan tas milik Arya yang ditemukan di atap (rooftop) Gedung Kemlu, satu hari setelah jasadnya ditemukan pada 8 Juli 2025.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak.

Ia menjelaskan bahwa tas tersebut ditemukan oleh tim penyelidik di lantai 12, tepatnya di area dekat tangga darurat rooftop gedung tempat Arya bekerja.

tas itu ditemukan di rooftop. Kalau berdasarkan keterangan dari tim penyelidik, penemuan dilakukan satu hari setelah korban ditemukan,” ujar Reonald dikutip dari Antara, Selasa 29 Juli 2025.

Reonald mengungkapkan bahwa tas tersebut berisi sejumlah barang pribadi, antara lain laptop, pakaian baru yang diduga baru dibeli, beberapa nota, alat-alat kantor, dan obat-obatan. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci jenis obat yang ditemukan, dengan alasan menghormati privasi almarhum.

“Isinya laptop, pakaian, nota pembelian, alat kantor, dan beberapa obat-obatan. Untuk jenis obat tidak bisa kami jelaskan secara detail karena bersifat pribadi,” tambah Reonald.

Penemuan ini dinilai penting karena menjadi bagian dari rangkaian kronologi terakhir Arya sebelum kematiannya, yang hingga kini belum dapat dipastikan penyebab pastinya oleh pihak berwenang.

Dalam perkembangan lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa tim penyelidik telah memeriksa rekaman CCTV dari 20 titik berbeda, termasuk di lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, serta lokasi-lokasi yang sempat dikunjungi Arya selama tujuh hari terakhir sebelum ditemukan meninggal dunia.

Dari hasil analisis awal, diketahui bahwa pada 7 Juli 2025, Arya berada di rooftop Gedung Kemlu selama sekitar 1 jam 26 menit. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa Arya membawa sebuah tas saat naik ke rooftop. Namun, saat terekam kembali turun dari lokasi yang sama, tas tersebut sudah tidak lagi bersamanya.

“Korban terekam naik ke rooftop membawa tas, tapi saat turun tidak membawa tas tersebut,” jelas Ade Ary. 

“Analisis digital terhadap rekaman CCTV dan perangkat elektronik korban masih terus dilakukan oleh tim dari Direktorat Siber," tandasnya.


Editor : Firda Rachmawati