Walikota Bern Akhirnya Temui Ridwan Kamil, Sampaikan Ini Terkait Hilangnya Emmeril Khan Mumtadz
Wali Kota Bern Alec Van Graffenried menemui Ridwan Kamil untuk menyampaikan simpati terkait hilangnya Emmeril Khan Mumtadz.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Lima hari pascahilangnya Emmeril Khan Mumtadz di sungai Aare, Wali Kota Bern akhirnya menemui Ridwan Kamil, Senin 30 Mei.
Wali Kota Bern Alec Van Graffenried menemui Ridwan Kamil untuk menyampaikan simpati mendalam atas hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz, sang putra sulung Gubernur Jabar itu.
“Mayor Graffenried menyampaikan dukungan optimal dalam upaya pencarian Saudara Eril (Emmeril Khan Mumtadz),” menurut keterangan tertulis KBRI Bern, Selasa 31 Mei 2022.
Baca Juga: Menunggu 19 Tahun! Di Kota Sukabumi, Daftar Haji 2022 Baru Berangkat 2041
Dalam perjumpaan tersebut, Ridwan Kamil beserta istri Atalia juga bertemu dengan Heinrich, penduduk Bern yang pada saat kejadian turut membantu adik perempuan Eril dan temannya naik ke daratan setelah berenang, sesaat sebelum Eril hanyut terbawa arus sungai.
Pencarian Eril terus dilakukan secara intensif oleh aparat kepolisian Swiss dengan metode jalan kaki, perahu, pesawat nirawak (drone), dan selam.
Pada Senin pencarian dimulai sejak pagi hari dan mencakup area dari Eichholz hingga Wohlensee, dan berfokus di antara pintu air Schwelenmaetelli dan Engehalde.
Baca Juga: Simpati Atas Hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz, Sandiaga Uno Pilih Rehat dari Media Sosial
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil yang dilaporkan dari pencarian tersebut.
KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5) pukul 11.24 waktu setempat.
Sejak hari itu, pencarian terus dilakukan oleh tim SAR yang melibatkan unsur polisi, polisi maritim, pemadam kebakaran sebagai pilot drone, serta didukung pemerintah Bern.
Baca Juga: Soal Kans Paulo Dybala Gabung Inter Milan, Giuseppe Marotta: Ada Harapan...
“Upaya pencarian intensif telah berlangsung dan terus dilanjutkan,” kata KBRI Bern.***
Editor : inilahkoran


