Tersangka IS Mengaku Bingung Saat Mutilasi Korbannya Jadi 11 Bagian
Tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi di Semarang, IS, mengakui perbuatannya. Ia mengaku bingung saat memotong korbannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi di Semarang, IS, mengakui perbuatannya.
Dalam siaran pers Polda Jawa Tengah, IS mengungkap motif memutilasi korban menjadi 11 bagian dan membuangnya di beberapa lokasi yang berbeda.
IS mengaku bingung jika jasad korban masih utuh. Selain itu, hal tersebut dilakukannya agar tidak diketahui polisi.
Baca Juga: Tiga Tersangka Anak Perundungan di Tasikmalaya Dikembalikan Ke Orang Tua
"Nanti kalo masih utuh bingung pak," ujar IS saat ditanya kepolisian.
Selain itu, IS menyebut bahwa ia dan korban masih saling suka sehingga dirinya pun akhirnya menemui korban.
"Masih suka, sering ngasih sesuatu ke anaknya korban," ucapnya.
Di sisi lain, IS menyesal melakukan perbuatannya tersebut, terlebih saat memutilasi korban.
Baca Juga: Sempat Didaftarkan HAKI oleh Baim Wong, Begini Pengakuan Bonge Soal Citayam Fashion Week
"Gimana ya pak, udah bener-bener binggung pak, nyesel udah ngelakuin kaya ini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi, mengatakan IS (34) pelaku pembunuhan Kholidatunn'imah (24) warga Kabupaten Tegal, memotong tubuh korbannya menjadi 11 bagian yang selanjutnya dibuang ke sejumlah titik di Kabupaten Semarang.
Baca Juga: Komnas HAM: Bharada E Ada di Tempat Kejadian Saat Insiden Baku Tembak Terjadi
"Bagian tubuh korban dipotong menjadi 11 bagian dan diwadahi dalam 7 kantong," kata dia.
Ia menjelaskan kronologi pembunuhan itu bermula ketika IS terlibat perselisihan dengan Kholidatunn'imah di tempat indekosnya di Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Semarang, pada 16 Juli 2022.***
Editor : inilahkoran


