Netizen Korea Bereaksi Kaget Setelah Mengetahui Isi Percakapan Kim Hieora dengan Korban Bullying: Cukup Buruk

Netizen kini mulai tunjukan reaksi kaget dan mulai percaya bahwa Kim Hieora benar-benar pelaku bullying setelah percakapan telepon dengan korban dibocorkan Dispatch.

Netizen Korea Bereaksi Kaget Setelah Mengetahui Isi Percakapan Kim Hieora dengan Korban Bullying: Cukup Buruk
Netizen Korea kini mulai menyudutkan Kim Hieora dari tuduhan bullying.

INILAHKORAN.COM, Bandung - Kim Hieora yang terkenal karena perannya sebagai pembully Lee Sa Ra di drama hit 'The Glory', kini terlibat dalam tuduhan bullying

Aktris Kim Hieora kini mengalami tuduhan sebagai pelaku intimidasi dan tindak kekerasan (bullying) selama masa sekolah

Para korban saat ini telah mengaku pernah mengalami pemerasan uang dan perundungan yang dilakukan oleh Kim Hieora.

Di sisi lain, ada pula teman sekelas semasa SMP dan SMA yang membela aktris tersebut. 

Kim Hieora sendiri dengan tegas membantah klaim adanya perundungan, dan mengaku dirinya hanya menjadi penonton saja dalam kelompok 'Big Sangji' tidak ikut membully.

Kasus bullyingnya kini semakin rumit, karena banyak orang yang terlibat di dalamnya. 

Dispatch melaporkan bahwa 'A' adalah orang pertama yang memberikan informasi yang kemudian diikuti oleh korban 'B', 'C', dan 'D'.

Kim Hieora kemudian bertemu dengan keempat orang ini dan meminta maaf. 

A kemudian mengatakan kepada Dispatch bahwa mereka tidak ingin informasinya dipublikasikan. 

Kim Hieora kemudian mendekati 'E', 'F', dan 'G' sendirian, meminta maaf kepada mereka masing-masing. 
korban terakhirnya, merilis percakapan telepon tertanggal 8 September 2023, kepada Dispatch. 

Dalam percakapan tersebut, Kim Hieora berulang kali mencari korban untuk bertemu, dan terus meminta maaf. 

Dia tidak menyangkal atau mengakui klaim korban bahwa Kim Hieora sering memukulnya saat sekolah

Menurut korban (selanjutnya disebut sebagai 'V' untuk korban), Kim Hieora secara khusus menindasnya, baik secara fisik maupun verbal. 

Namun dalam percakapan telepon tersebut, Kim Hieora mengaku tidak ingat semua kejadian tersebut.

V: Menurutku, kamulah yang paling sering memukulku. Apakah itu benar?
KH: [diam]
V: Kamu meneleponku setelah 'The Glory' berakhir, kan?
KH: Benar.

V: Kenapa kamu menelepon? Oh ya, jujur ​​saja. Jika Anda ingin benar-benar meminta maaf, Anda pasti sudah menelepon saya sebelum 'The Glory'. Tapi aku dengar seseorang memberi Dispatch informasi tentang perundungan di sekolah setelah acaranya berakhir?
KH: Karena [saya dihubungi tentang hal itu], saya menelepon Anda.

V: Jika itu tidak terjadi, kamu tidak akan menelepon.
KH: Aku memikirkan kalian. Sejujurnya, bahkan sebelum itu terjadi…
V: Ora, sejujurnya aku hanya melihat ini sebagai alasan saja. Apakah Anda mengerti maksud saya?

KH: Saya mengerti mengapa Anda berpikir demikian.
V: Benar? Terus?
KH: Maafkan aku.
V: Jadi kamu mengaku telah memukulku?
KH: Maafkan aku. Sangat menyesal.

Sebelumnya, netizen sedikit ragu bahwa Kim Hioera bukanlah pelaku bullying sesungguhnya ketika siswa lain membela aktris tersebut. 

Beberapa mengaku pernah berteman dengannya saat mereka diasingkan (dihukum). 

Namun, terutama setelah percakapan telepon tersebut terungkap, banyak yang bersikukuh bahwa 'tindakan baik' yang dia lakukan tidak menghapus kemungkinan dia telah menganiaya orang lain.

"Mari kita hidup dengan baik. Anda tidak pernah tahu kapan itu akan kembali kepada Anda," komentar netizen.

"Dia tidak bertindak [sebagai pengganggu di The Glory], tapi itulah yang awalnya dia lakukan."

"Tapi masalahnya disini adalah alumni yang datang untuk melindunginya menggunakan bukti album kelulusan dan sebagainya, identitas mereka terungkap."

"Ah… Aku seperti tidak mungkin, tapi sepertinya itu benar-benar The Glory. Dia seharusnya menghubungi korban sebelum The Glory. Jika dia ingin tampil di TV, dia seharusnya mulai dengan meminta maaf."

"Dia memukul seseorang dan melepaskannya. Penyataan? TERTAWA TERBAHAK-BAHAK. Dunia pasti mudah baginya."

"Daripada menjadi penggemarnya, sepertinya orang-orang adalah penggemar drama tersebut, sehingga mereka membelanya karena mereka tidak ingin merusak drama tersebut. Sungguh ironis bagaimana aktor yang berperan sebagai pelaku intimidasi itu semakin terkenal."

"Sepertinya itu bukan hanya akting," tutur komentar netizen lainnya.

"Terkesiap, tebak itu benar tentang penindasannya."

"Mereka memukuli siapa pun yang berkomentar 'bagaimanapun, dia masih berandalan', tapi sepertinya itu benar. Aku melakukannya dengan baik dengan hanya diam dan menonton."

"Tidak, tapi jika dia mendekati A, B, C, D, E, F, G dan bahkan V untuk meminta maaf secara langsung, dia pasti telah melakukan sesuatu yang cukup buruk sehingga memerlukan hal tersebut. Dan 7 orang pada saat itu Wow…"

"Kim Hieora dan korban dalam panggilan tersebut dikatakan dekat ketika mereka duduk di tahun pertama sekolah menengah. Selama tahun kedua mereka, keadaan menjadi buruk dan korban mengklaim bahwa Kim Hieora mengincarnya secara khusus setelah itu."***


Editor : Irma Nurfajri