Normalisasi Kali Angke Percepat Aliran Air Kemang

Selama lebih dari dua dekade, Kali Angke di Kecamatan Kemang perlahan kehilangan daya alirnya.

Normalisasi Kali Angke Percepat Aliran Air Kemang
LAKUKAN NORMALISASI: Petugas melakukan normalisasi Kali Angke di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, setelah mengalami pendangkalan selama 21 tahun.

INILAH, Bogor - Selama lebih dari dua dekade, Kali Angke di Kecamatan Kemang perlahan kehilangan daya alirnya. Sedimentasi yang terus menumpuk membuat dasar sungai semakin dangkal, sementara air yang seharusnya mengalir lancar justru kerap tertahan sebelum mencapai wilayah hilir.

Kini, setelah 21 tahun, suara alat berat kembali terdengar di bantaran sungai. Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menormalisasi Kali Angke sebagai upaya mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir yang selama ini membayangi sejumlah wilayah.

Pengerjaan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Kemang dengan mengerahkan dua unit ekskavator. Alat berat itu mengeruk endapan sedimentasi di sepanjang aliran sungai, mulai dari Desa Parakan Jaya hingga jalur menuju Jalan Raya Parung.

Camat Kemang Imam Mahmudi mengatakan pendangkalan yang berlangsung selama bertahun-tahun menjadi penyebab utama aliran air tidak lagi berjalan optimal.

“Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (23/7).

Menurut Imam, normalisasi terakhir dilakukan pada 2005. Setelah itu, sedimentasi terus menumpuk tanpa penanganan besar sehingga dasar sungai semakin dangkal.

Akibatnya, aliran air menuju wilayah hilir, termasuk kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Kemang, ikut terganggu.

Melalui pengerukan dan pendalaman sungai, pemerintah berharap Kali Angke dapat kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai saluran air yang mampu mengalirkan debit secara lebih lancar, terutama ketika curah hujan meningkat. (gin)


Editor : Inilahkoran