OJK dan FKIJK Jabar Santuni Korban Longsor Cisarua KBB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jabar berkunjung langsung ke lokasi longsor Cisarua KBB.

OJK dan FKIJK Jabar Santuni Korban Longsor Cisarua KBB
Kepala OJK Jabar Darwisman mengatakan, donasi yang diberikan itu berasal dari 250 entitas yang tergabung dalam FKIJK Jabar. (doni ramdhani)

INILAHKORAN.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jabar berkunjung langsung ke lokasi longsor Cisarua KBB.

OJK dan FKIJK Jabar memberikan bantuan kepada korban longsor Cisarua, Rabu 28 Januari 2026. Kepala OJK Jabar Darwisman mengatakan, donasi yang diberikan itu berasal dari 250 entitas yang tergabung dalam FKIJK Jabar.

Darwisman menuturkan, bantuan yang diberikan berupa set kain kafan lengkap serta kebutuhan anak-anak untuk sekolah. Mulai dari seragam, tas, hingga alat tulis yang sangat dibutuhkan.

"Selain itu, ada 13 jenis bantuan makanan minuman berupa beras, sarden, kornet, minyak, mi instan, makanan bayi, biskuit, susu, air mineral, sosis, pampers bayi dan dewasa, roti dan snack yang bisa membantu meringkankan beban masyarkaat terdampak," kata Darwisman di lokasi longsor Cisarua KBB, Rabu 28 Januari 2026.

Tak hanya berhenti di situ, dia mengaku saat ini pihaknya berdiskusi dengan Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Barat. Ke depan, OJK dan FKIJK Jabar berjanji memberikan bantuan untuk menyelamatkan lingkungan. 

"Untuk selamatkan lingkungan Jabar, ini tak terbatas hanya di sini. Tapi, lahan kritis di lokasi lain pun kita siap memberikan bantuan untuk menjaga lingkungan dan menyelamatkan masyatakat Jabar dari potensi bencana," jelasnya seraya mendoakan korban yang masih dicari bisa ditemukan.

Sedangkan, Regional CEO BNI Wilayah 04 Bandung Roy W Maulana mengaku bantuan yang diberikan itu merupakan empati dari pelaku industri perbankan di Jabar.

"Ini sebagai momentum untuk kita di Jabar untuk saling mendukung agar roda perekonomian masyarakat setempat bisa berputar dan dibangun kembali," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani