Ops Antik Lodaya 2025, Polres Garut Ringkus Seorang Pengedar Sabu

Dalam melaksanakan Operasi Antik Lodaya 2025, Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap seorang pengedar sabu berinisial CWS alias Ebet (25) dalam operasi yang digelar Jumat siang (14/11/2025).

Ops Antik Lodaya 2025, Polres Garut Ringkus Seorang Pengedar Sabu
Seorang pengedar sabu berhasil diringkus Sat Narkoba polres Garut saat menggelar ops antik lodaya 2025

INILAHKORAN, Bandung - Dalam melaksanakan Operasi Antik Lodaya 2025, Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap seorang pengedar sabu berinisial CWS alias Ebet (25) dalam operasi yang digelar Jumat siang (14/11/2025). 

Penangkapan Ebet sang pengedar sabu dilakukan di kawasan Jalan Merdeka, Kelurahan Jayawaras, Tarogong Kidul.

Kasat Narkoba Polres Garut AKP Usep Sudirman menjelaskan bahwa operasi berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan tersangka. Informasi itu ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dari tangan CWS, polisi menyita total 8,51 gram sabu siap edar. Paket-paket tersebut ditemukan baik saat penangkapan maupun dalam penggeledahan di rumah pelaku. Selain itu, polisi mengamankan peralatan pengemasan, alat hisap, satu unit handphone berisi percakapan transaksi, dan sepeda motor yang digunakan tersangka.

“Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui sabu itu milik seseorang berinisial U yang saat ini berstatus DPO. Tersangka bertindak sebagai perantara, mulai dari mengambil, menimbang, mengemas hingga menyebarkan barang itu di wilayah Garut Kota dan Banyuresmi. Ia mengaku sudah tiga kali menerima pasokan selama November,” kata Usep, Minggu (16/11/2025).

Tersangka juga mengakui mendapatkan bayaran Rp100.000 per gram serta akses memakai sabu secara gratis.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 112 ayat (2) jo 114 ayat (2) UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Pengungkapan ini akan terus didalami untuk memburu pemasok utama dan memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Jawa Barat.


Editor : Ahmad Sayuti