Pamapta Diluncurkan! Kapolda Jabar: Polisi Harus Cepat dan Tanggap
Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Unit Patroli Pamapta terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan tugas pengamanan dan pengawasan secara berkelanjutan selama 24 jam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Unit Patroli Pamapta terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan tugas pengamanan dan pengawasan secara berkelanjutan selama 24 jam.
Patroli Pamapta merupakan satuan tugas kepolisian yang terdiri dari tiga regu anggota Polri yang berdinas tanpa henti setiap hari, dengan sistem pembagian waktu kerja delapan jam per regu. Unit ini membawahi seluruh fungsi piket kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Dalam pelaksanaannya, setiap anggota Unit Patroli dibekali perlengkapan pribadi seperti handy talkie (HT), borgol, dan tongkat polisi.
Selain itu, perlengkapan dinas yang digunakan mencakup satu buku catatan untuk laporan dan kontrol patroli, satu paket perlengkapan olah tempat kejadian perkara (TP TKP), satu paket perlengkapan kesehatan, serta satu unit kendaraan bermotor khusus patroli.
Unit ini juga melakukan koordinasi horizontal dengan unit kesehatan apabila diperlukan, serta memberikan laporan secara berjenjang kepada perwira pengawas (Pamenwas) di tingkat Polda maupun Polres.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan meliputi tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali), mendatangi lokasi kejadian perkara, serta membuat laporan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi peristiwa penting.
Selain itu, Unit Pamapta juga memiliki kewenangan melakukan penyidikan terbatas terhadap kasus-kasus ringan seperti tindak pidana ringan (Tipiring).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa keberadaan Patroli Pamapta merupakan ujung tombak pelayanan kepolisian di lapangan.
Ia menjelaskan, unit ini menjadi wajah pertama kepolisian yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga profesionalisme, kesiapsiagaan, dan sikap humanis anggota menjadi hal utama dalam pelaksanaan tugas.
"Pamapta adalah representasi awal dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Karena itu, setiap personel harus mampu menunjukkan citra positif Polri melalui pelayanan yang cepat, tanggap, dan beretika,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam arahannya saat launching Pamapta menegaskan bahwa unit ini dibentuk sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian dengan fungsi lengkap yang siap merespons setiap kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Pamapta Polisi adalah unit pelayanan dengan fungsi polisi lengkap dan harus bertindak responsif terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian secara cepat,” ujarnya.
Irjen Pol Rudi menekankan, dalam setiap pelaksanaan tugasnya, Pamapta harus mampu memberikan kepastian hukum dan keadilan dengan kualitas tinggi, bahkan dalam situasi yang menuntut kemampuan luar biasa.
“Pamapta tidak hanya hadir untuk menangani kejadian seperti kecelakaan lalu lintas atau penangkapan pelaku kejahatan, tetapi juga memberikan pelayanan hukum yang adil dan transparan,” jelasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi publik serta kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat yang beragam. Pamapta, kata Rudi, harus efisien dalam bertindak, terutama saat menghadapi situasi kritis di mana keselamatan jiwa menjadi taruhan.
“Intinya, Pamapta harus mampu memberikan pelayanan yang biasa namun dengan kualitas prima dan unggul. pelayanan prima itu lahir dari niat dan kemampuan, dari pandangan hukum yang matang, serta insting pelayanan yang tajam,” tegasnya.
Irjen Pol Rudi Setiawan juga menambahkan bahwa keberadaan Pamapta merupakan bentuk transformasi struktural dalam bidang pelayanan kepolisian yang berorientasi pada peningkatan kepercayaan publik. Ia berharap, melalui unit ini, Polri dapat terus memperkuat citra sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional dan humanis.
“Pamapta harus menjadi wujud nyata pelayanan prima kepolisian. Dengan perhatian yang detail dan pelaksanaan tugas yang penuh dedikasi, kepercayaan publik terhadap Polri akan terus tumbuh,” tutup Kapolda.
Editor : JakaPermana

