Selain melakukan evaluasi terhadap kinerja
PCNU, lembaga-lembaga dan badan otonom yang telah melaksanakan program-program yang sudah berjalan, dalam juga rakor diputuskan, NU Kab Bandung kembali mendukung penuh
Dadang Supriatna, sebagai Calon Bupati Bandung periode kedua, 2024-2029.
Sekretaris
PCNU Kab Bandung, Imron Rosyadi menyatakan, sesuai amanah dari Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) sebelumnya, NU Kab Bandung berkomitmen untuk mengawal Bupati Bandung
Dadang Supriatna dua periode.
"Sesuai kesepakatan di Muskercab, wajib bagi warga NU untuk menggalang kekuatan dan mengawal kemenangan
Dadang Supriatna untuk menjadi Bupati Bandung dua periode, yang juga sebagai satu-satunya kader terbaik NU yang bisa menjawab kepentingan-kepentingan NU, maka
PCNU akan berkordinasi dengan seluruh struktural keluarga besar NU dalam rangka penggalangan kekuatan dan kemenangan
Dadang Supriatna," kata Imron.
"Beliau adalah kader NU yang sangat aktif, sehingga harus kita dorong. Baru pertama kali ini ada kader terbaik NU yang bisa menjadi Bupati Bandung," ujarnya.
"Hari ni saya mendengar petuah dan titah, amanat secara langsung dari para kyai, para senior, Keluarga Besar NU
Kabupaten Bandung untuk melanjutkan menjadi Bupati Bandung dua periode, maka saya menyatakan siap untuk memenangkan," katanya.
Dadang mengajak
PCNU, MWC hingga ranting untuk mulai bergerak di lapangan dalam rangka memenangkan pasangan
Dadang Supriatna - Ali Syakieb di Pilbup Bandung.
"Saya harap NU untuk segera merapatkan barisan dan bergerak di desanya masing-masing untuk merih simpati masyarakat. Kang Ali Syakieb saja yang orang Burujul Margaasih sudah mulai bergerak," ujarnya.
Dadang pun menyampaikan capaian pembangunan dan prestasi yang berhasil diraih selama 3,5 tahun ia menjabat Bupati Bandung, juga tak lepas dari peranan bantuan warga NU. Begitu juga kemenangan saya sebagai bupati maupun sebagai kader NU adalah kemenangan untuk NU.
"Amanat dari para kyai dan pini sepuh NU, insya Allah saya akan selalu fokus untuk memperbaiki dan meningkatkan perubahan-perubahan untuk mewujudkan
Kabupaten Bandung yang lebih Bedas," katanya. ***