Pembangunan Sentra Kuliner Ikan di Garut Gagal, KKP Turun Tangan
Sentra kuliner ikan dibangun dengan merevitalisasi Pasar Ikan Tarogong di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Pembangunan sentra kuliner ikan di Kecamatan Tarogong Kaler Garut mengalami kegagalan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pun turun tangan menuntaskannya.
Sentra kuliner ikan dibangun dengan merevitalisasi Pasar Ikan Tarogong di Kecamatan Tarogong Kaler.
Menurut Bupati Garut Rudy Gunawan, sentra kuliner ikan sudah dibangun di Pasar Ikan Tarogong tetapi mengalami kegagalan karena kurang profesionalnya kontraktor yang mengerjakan pembangunannya. Namun karena KKP menganggap Garut memiliki destinasi wisata luar biasa maka pihak KKP datang ke Garut meminta ada kolaborasi percepatan penyelesaian revitalisasi pasar ikan tersebut pada tahun ini.
Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona Pasca Libur Idul Fitri, Pegawai Pemkab Garut di-Test Swab Antigen
Pasar ikan tersebut akan diproyeksikan sebagai sebuah percontohan pemasaran hasil-hasil dari perikanan, dan diharapkan menjadi destinasi wisata kuliner baru di Garut.
"Nanti kalau sudah selesai, dihibahkan dari kementerian kepada Pemda Garut. Ini juga terima kasih saya dapatkan ini dari kementerian," kata Rudy usai menerima kunjungan kerja rombongan Direktorat Jenderal (Ditjen) Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI di Ruang Pamengkang Kecamatan Garut Kota, Sabtu (14/5/2022).
Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP RI Erwin Dwiyana, menuturkan, pihaknya berkomitmen melanjutkan pembangunan sentra kuliner ikan yang terkendala di 2021. Apalagi, pembangunannya sudah mencapai 50 persen.
Baca Juga: Diskominfo Jabar Gelar Pelatihan Digital Leadership di Garut
"Kami targetkan bisa selesai di tahun ini. Bersama-sama dengan Bapak Bupati dan jajaran, mudah-mudahan tahun ini bisa selesai sentra kuliner dan menjadi destinasi wisata kuliner yang baru di Kabupaten Garut tentunya," ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya memilih Garut sebagai lokasi pembangunan sentra kuliner ikan karena wilayah Jawa Barat bagian selatan khususnya Garut terkenal dengan ikan budidaya air tawarnya.
Di sentra kuliner ikan tersebut akan disediakan lapak dilengkapi dengan fasilitas pendukung agar bisa dimanfaatkan wirausaha ataupun UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di Kabupaten Garut.
Baca Juga: Kabupaten Garut Kembali Naik ke Level 2 PPKM
"Kami berharap untuk pemanfaatan ataupun nanti sentra kuliner ini juga bisa mengangkat wirausaha-wirausaha kuliner yang ada di Kabupaten Garut. Baik itu mungkin yang bisa jadi generasi mudanya. Bisa jadi UMKM bisa masuk ke dalam sentra kuliner ini," katanya.
Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Garut Sofyan Yani, kegiatan transaksi di Pasar Ikan Tarogong ini dulunya sudah bagus. Namun penghasilannya hanya dari satu jenis, yaitu dari penjualan ikan basah, baik ikan konsumsi maupun ikan benih.
"Nanti kalau sudah di bentuk, kegiatan keseluruhan pembangunan seperti ini, selain ikan basah juga nanti ada olahan tersedia lewat oleh-oleh, dan kuliner. Kuliner itu ada mungkin makanan ya siap (saji seperti) restoran yang bersumber dari ikan dominannya. Karena ini dalam rangka meningkatkan pembangunan perikanan," tuturnya.
Sofyan Yani pun berharap pembangunan sentra kuliner ikan bisa selesai sehingga dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


