Pembuangan Berjalan Normal: Sampah Kota Menuju Galuga

SETELAH sempat terhenti, aktivitas pembuangan sampah dari Kota Bogor kembali ke TPAS Galuga sejak Rabu (9/9) pagi. Sekitar 128 truk mulai bergantian masuk.

Pembuangan Berjalan Normal: Sampah Kota Menuju Galuga
MASUK BERGANTIAN: Armada pengangkut sampah Kota Bogor berangsur masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di Kabupaten Bogor sejak Rabu (9/9) pagi. Total ada sekitar 128 truk pengangkut sampah yang masuk secara bergantian. Pola masuk dan arus lalu lintas juga dibantu oleh personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota serta Kabupaten Bogor

Oleh: Rizki Mauludi

Pagi itu, deretan truk pengangkut sampah kembali bergerak menuju satu titik yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perhatian: Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

Sejak Rabu (9/9) pagi, armada pengangkut sampah dari Kota Bogor mulai masuk secara bergantian ke kawasan TPAS Galuga. Sekitar 128 truk dijadwalkan membuang muatan sampahnya di lokasi tersebut.

Setiap truk membawa sekitar 3 hingga 5 ton sampah. Jika seluruh armada bergerak sesuai kapasitasnya, puluhan hingga ratusan ton sampah dari berbagai penjuru Kota Bogor kembali menemukan tempat pembuangannya.

Arus kendaraan pun tak dibiarkan berjalan tanpa pengaturan. Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan Kabupaten Bogor diterjunkan untuk membantu mengatur keluar-masuk kendaraan sekaligus memastikan mobilisasi truk sampah tetap berjalan di tengah aktivitas penanganan kebakaran di sekitar kawasan TPAS.

Dibukanya kembali TPAS Galuga bukan keputusan yang muncul begitu saja. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pembahasan hingga akhirnya mencapai kesepakatan untuk kembali membuka akses pembuangan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Rudy Mashudi, mengatakan kesepakatan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kesiapan teknis dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami dan DLH Kabupaten Bogor, serta Dishub Kota juga Kabupaten Bogor, menyepakati bahwa per pagi ini kami sudah buka kembali pembuangan sampah di TPAS Galuga,” kata Rudy, Rabu (9/9/2026).

Keputusan itu, kata Rudy, terutama didorong oleh kebutuhan untuk memastikan pelayanan persampahan di wilayah Kota maupun Kabupaten Bogor kembali berjalan normal.

Namun, pembukaan kembali TPAS Galuga dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya menyangkut kondisi di sekitar lokasi yang masih terdampak kobaran api. Hingga malam hari, api disebut masih terlihat menyala di sejumlah titik.

Karena itu, area pembuangan atau emplacement yang digunakan untuk membuang sampah ditempatkan sejauh mungkin dari titik kobaran api.

“Emplacement atau tempat pembuangan sampah, baik milik Kota maupun Kabupaten Bogor, yang digunakan berada jauh dari titik kobaran api. Pasalnya, hingga malam hari, kobaran api masih menyala di sekitar lokasi,” terangnya.

Di tengah situasi tersebut, persoalan lain yang tak kalah penting adalah akses kendaraan. Truk pengangkut sampah harus dapat keluar-masuk kawasan tanpa mengganggu mobilisasi tangki air maupun kendaraan pemadam kebakaran yang masih dibutuhkan untuk menangani api.

“Kita tetap mempertimbangkan aksesibilitas pergantian mobilisasi antara truk pengangkut sampah dengan tangki air maupun mobil pemadam kebakaran,” tambah Rudy.

Skema lalu lintas dan pola pembuangan pun diatur sedemikian rupa. Truk sampah masuk secara bergantian, sementara akses kendaraan penanganan kebakaran tetap menjadi prioritas. (gin)


Editor : Inilahkoran