Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Masih Tanda Tanya, Janji Kapolda Disorot
Janji Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mendapat sorotan gegara pelaku belum terungkap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang masih belum terungkap pelakunya. Janji-janji Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun jadi sorotan.
Seperti diketahui, polisi telah menyebarkan sketsa diduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang itu.
Bahkan, sudah 121 orang diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, tetapi hasilnya masih nihil.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Debut ke-9, Jimin BTS Bagikan Surat Cinta untuk ARMY
"Sampai dengan sekarang sudah 121 orang yang diperiksa sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dikonfirmasi, Selasa (14/6/2022).
Dalam kasus ini, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun sempat beberapa kali mengumbar janji, untuk mengungkap kasus pembunuhan ini.
Kapolda Jabar sempat menjanjikan pengungkapan kasus tersebut seminggu setelah ia menjabat dan sebelum bulan puasa lalu.
Baca Juga: Dituduh Lakukan Penganiayaan, Iko Uwais Lapor Balik ke Polda Metro Jaya
Akan tetapi, janji tersebut meleset lantaran masih adanya proses penyelidikan yang masih belum rampung.
Lalu, jendral bintang dua itu sempat menargetkan pengungkapan kasus itu dikebut dan terungkap pada awal tahun 2022.
"Untuk kejadian di Subang mohon doanya target saya awal tahun ini penyidik sedang mengumpulkan fakta-faktanya. Mohon kesabarannya, saya berkomitmen terhadap kasus ini," katanya, pada berita sebelumnya.
Baca Juga: Selain Iwan Setiawan, Ini Deretan Pejabat Bogor Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Ade Yasin
Sejumlah langkah-langkah penyidikan diantaranya olah TKP sebanyak 5 kali, autopsi 2 sebanyak dua kali, dan telah memeriksa saksi sebanyak 121 saksi, dan 261 alat bukti.
Sebanyak 7 saksi ahli telah dimintai keterangan beberapa diantaranya, ahli sketsa wajah, dokter kesehatan jiwa hingga satuan satwa pelacak K9.
Penyidik juga melakukan analisa terhadap kamera pengawas atau closed cicuit televisi (CCTV) di 40-50 titik lokasi sepanjang 50 km.***
Editor : inilahkoran


