Pemerintah Kembangkan Hilirisasi Perikanan dan Perkebunan di Lahan Eks Tambang Maluku Utara
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mengembangkan hilirisasi sektor perikanan dan perkebunan dengan memanfaatkan lahan eks tambang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mengembangkan Hilirisasi sektor Perikanan dan Perkebunan dengan memanfaatkan lahan eks tambang.
Proyek tahap awal akan dimulai di Provinsi Maluku Utara, sebagai bagian dari upaya menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di luar sektor pertambangan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan ekonomi di wilayah bekas tambang.
“Untuk Maluku Utara melalui proyek ini, pada tahun ke-8 dan ke-9 mereka akan membangun pusat ekonomi baru di sektor Perikanan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan-lahan eks tambang,” kata Bahlil ddikuip dari RRI.co.id.
Menurut Bahlil, aktivitas pertambangan yang telah selesai tidak boleh menjadi akhir dari perputaran ekonomi di daerah tersebut. Oleh karena itu, diversifikasi Hilirisasi menjadi kunci agar Indonesia tidak terjebak dalam kutukan sumber daya alam.
“Artinya, setelah tambang ini selesai, harus ada diversifikasi Hilirisasi. Apa yang akan kita bangun,” tegasnya.
Bahlil juga menyampaikan bahwa Kementerian ESDM tengah menyusun peta jalan (roadmap) Hilirisasi pascatambang sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan.
“Jangan anggap bahwa setelah tambang selesai, kami selesai. Jangan ajari kami, kami yang paling tahu tentang tujuan negara kami,” ucap Bahlil dengan penuh penekanan.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

