Pemkab Bandung Luncurkan "Command Center Totok Punggung" di Pasirjambu
Perluas layanan kesehatan dan mengembangkan UMKM, Pemkab Bandung meluncurkan Command Center Totok Punggung di Pasirjambu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperluas pembinaan usaha mikro kecil dengan menyasar sektor jasa kesehatan.
Bentuk dukungannya diwujudkan melalui peluncuran usaha penyehatan tradisional atau Hatra berupa "Command Center Totok Punggung" di Kampung Tugu RT 01 RW 09 Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9/2026).
Peluncuran dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung,Dindin Syahidin,
Kegiatan ini digagas oleh komunitas UMKM Forum UMKM Nusantara atau FUN cabang Pasirjambu yang diketuai Siti Nuraeni.
Dindin mengatakan, kehadiran pusat layanan ini menjadi alternatif baru di luar pembinaan UMKM yang selama ini fokus pada produk jualan.
"Hari ini kami menghadiri pusat layanan terapi yang digagas oleh komunitas UMKM FUN Forum UMKM Nusantara cabang Pasirjambu. Ini adalah pusat layanan yang merupakan salah satu bagian dari usaha mikro yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung," kata Dindin di Pasirjambu, Rabu (3/9/2026).
Ia menilai ada tiga dampak utama dari inisiatif ini. Pertama, pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kedua, menjadi alternatif pengobatan berbasis komunitas. Ketiga, berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto dari sektor UMKM.
"Jadi kalau kita selama ini fokus ke bidang-bidang usaha yang berkaitan dengan penjualan produk, hari ini kita mendapatkan ada usaha kegiatan lain dari sisi jasa pelayanan bidang kesehatan,"ujarnya.
Dindin juga menyebut Pemkab Bandung sudah beberapa tahun berkolaborasi dengan FUN, salah satunya melalui Festival Sarung Majalaya. Ia berharap Command Center ini dapat meningkatkan potensi ekonomi di Kecamatan Pasirjambu.
Ketua Command Center Pasirjambu, Siti Nuraeni, menjelaskan pusat ini melayani terapi totok punggung dan bekam. Menurutnya, layanan ini mulai dijalankan sejak 2020 dan baru diresmikan sekarang.
"Command center ini melingkupi beberapa kegiatan UMKM yang saya ambil ini di bidang terapi, totok punggung dan juga bekam. Karena di sini kebanyakan orang-orang yang bermasalah dari segi kesehatan hingga akhirnya saya bergerak ke dalam bidang pengobatan ini," kata Siti.
Ia menambahkan, terapi totok punggung ditujukan untuk berbagai keluhan kesehatan kecuali pikun. "Insyaallah untuk totok punggung itu untuk segala penyakit kecuali penyakit pikun, diantaranya penyakit jantung, asam urat, rematik, gagal ginjal bahkan tidak punya keturunan, kebutaan mata dari diabetes, dan lain-lain," katanya.
Siti berharap setelah launching, masyarakat dan para pejabat semakin mengenal layanan ini.
"Harapan kedepannya semoga dengan adanya launching ini semakin memperkenalkan ke masyarakat dan jangan sampai putus asa dengan penyakit karena insyaallah lewat pengobatan terapi ini banyak yang sudah berhasil sembuh sampai tidak berobat lagi bahkan sampai yang awalnya mengkonsumsi obat kimia Alhamdulillah sudah banyak ibu-ibu yang bisa lepas dari obat-obatan kimia," ujarnya.
Editor : Ahmad Sayuti

