Pemkot Bandung Akan Awasi Pembangunan Sejak Dini

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menegaskan, penindakan terhadap bangunan bermasalah tidak semata-mata untuk pembongkaran. Tetapi juga sebagai langkah edukatif, agar masyarakat mematuhi aturan sejak tahap awal pembangunan.

Pemkot Bandung Akan Awasi Pembangunan Sejak Dini
Wakil Wali Kota Bandung Erwin

INILAHKORAN, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menegaskan, penindakan terhadap bangunan bermasalah tidak semata-mata untuk pembongkaran. Tetapi juga sebagai langkah edukatif, agar masyarakat mematuhi aturan sejak tahap awal pembangunan.

"Bangunan liar, IMB, semua kami tertibkan. Kemarin saya baru menyegel bangunan di Margahayu. Setelah itu, pengurusan izin bangunan di Dinas Ciptabintar meningkat tajam. Masyarakat sekarang lebih hati-hati dan mau mengurus izin," kata Erwin pada Kamis 14 Agustus 2025.

Ia menyebut, pemkot bandung akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat apabila ditemukan pembangunan yang tidak sesuai dengan persetujuan bangunan gedung (PBG).

Untuk memperkuat pengawasan dituturkan ia, Dinas Ciptabintar telah menambah 30 petugas penilik guna memantau proses pembangunan di seluruh wilayah kota.

"Kami tidak hanya melakukan tindakan kuratif, tapi juga preventif. Kasihan kalau sudah terlanjur membangun lalu melanggar. Karena itu, pengawasan sejak awal sangat penting," ucapnya.

Sejumlah bangunan diketahui melanggar aturan karena didirikan di atas aliran sungai. Sebagian dari bangunan tersebut, kini tengah dalam proses penertiban melalui koordinasi dengan instansi terkait. Beberapa titik seperti Jalan Waas dan Arcamanik, juga masuk dalam daftar lokasi yang akan ditertibkan.

Erwin memastikan, proses penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Namun, jika tidak ditemukan solusi. Penindakan akan tetap dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku.

"Kita harus memanusiakan manusia. Warga Bandung berhak mendapatkan hunian yang layak," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga menyinggung progres penyelesaian kasus pembangunan di kawasan Taman Sari yang sempat tertunda sejak 2020. Ia menyebut, persoalan tersebut telah selesai setelah dua kali pertemuan dan pembangunan kini tinggal menunggu proses pelaksanaan.

"Insya Allah, mudah-mudahan pembangunannya lancar tanpa kendala di tengah jalan," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti