Pemkot Bandung Akan Menata Ulang Reklame Bersama Pengusaha demi Estetika Kota

Pemkot Bandung akan menata ulang keberadaan reklame di sejumlah wilayah, menciptakan tata kota yang lebih rapi dan nyaman

Pemkot Bandung Akan Menata Ulang Reklame Bersama Pengusaha demi Estetika Kota
Kondisi kawasan Simpang Lima Kota Bandung yang jadi lokasi penertiban reklame. Satpol PP menegaskan penataan reklame Kota Bandung akan dikoordinasikan bersama pengusaha demi menjaga estetika kota. Foto Yogo Triastopo/Inilahkoran


INILAHKORAN.ID - Pemkot Bandung akan menata ulang keberadaan reklame di sejumlah wilayah, menciptakan tata kota yang lebih rapi dan nyaman. Penataan tersebut, akan dilakukan melalui koordinasi bersama para pengusaha reklame.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan, penataan reklame menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperbaiki estetika kota sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

"Pada prinsipnya ini untuk kepentingan masyarakat, memberikan yang terbaik terutama kepada para pengusaha. Nanti akan betul-betul dikoordinasikan dengan para pengusaha," kata Bambang Sukardi, Selasa (14/7/2026).

Dia menjelaskan, penataan reklame dilakukan setelah pemerintah kota menyelesaikan penertiban reklame melintang atau bando di 17 jalur beautifikasi dengan jumlah 19 titik. Langkah tersebut, menjadi bagian penerapan regulasi terkait penyelenggaraan reklame.

Menurut Bambang, keberadaan reklame harus ditata agar tetap memperhatikan aspek keindahan kota tanpa mengabaikan kepentingan usaha. Pemerintah akan mencari solusi bersama agar penempatan reklame sesuai aturan yang berlaku.

"Ini akan ditata sedemikian rupa agar estetika kota ini betul-betul bisa nyaman, terutama untuk warga masyarakat," ucapnya.

Selain penataan reklame, pihaknya menyebut pemerintah kota terus menjalankan berbagai program penertiban lainnya sebagai upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.

"Seluruh langkah penertiban dan penataan yang dilakukan Satpol PP, tidak lain bertujuan menciptakan Kota Bandung yang lebih tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan," ujar dia.


Editor : Ahmad Sayuti