Pemkot Bogor Berharap Perhatian Pusat Soal Perbaikan Jalan Abdullah Bin Nuh

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, pihaknya bergerak mengambil alih perbaikan jalan rusak secara mandiri di Jalan Abdullah Bin Nuh

Pemkot Bogor Berharap Perhatian Pusat Soal Perbaikan Jalan Abdullah Bin Nuh
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, pihaknya bergerak mengambil alih perbaikan jalan rusak secara mandiri di Jalan Abdullah Bin Nuh

INILAHKORAN.ID - Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, pihaknya bergerak mengambil alih perbaikan jalan rusak secara mandiri di Jalan Abdullah Bin Nuh, Yasmin Kecamatan Bogor Barat pada Kamis 12 Februari 2026 dinihari. 

Diketahui jalan ini merupakan kewenangan pemerintah pusat atau merupakan jalan nasional. perbaikan jalan Abdullah Bin Nuh berada percis di Jembatan Bubulak, baik dari arah Yasmin maupun sebaliknya. Jalan yang berlubang ditambal menggunakan hot mix atau aspal. 

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, ada enam ton hot mix yang dibawa untuk menambal Jalan Abdullah Bin Nuh, hot mix tersebut didatangkan langsung dari Bilabong, Parung, Kabupaten Bogor.

"Diperbaiki di area ini, karena ini titik ini yang paling parah di Jemabatan Bubulak dekat Gereja YKI. Kami membawa enam ton hot mix dari Parung. Jalan Abdullah Bin Nuh sebetulnya kewenangan pusat. Namun langkah perbaikan harus segera dilkukan demi meminimalir potensi kecelakaan yang terjadi," ungkap Jenal kepada wartawan pada 12 Februari 2026.

"Secara tupoksi memang bukan kami, ini kewenangan pusat, tetapi secara naluri masyarakat saya berkewajiban menjaga keselamatan warga Kota Bogor," tegas Jenal. 

Jenal menjelaskan, Pemkot Bogor sudah lama melayangkan surat untuk perbaikan, namun ada beberapa kendala teknis yang dirinya tidak mengetahui percisnya.

"Kami sudah bersurat, tetapi mekanisme di pusat saya belum hafal apakah mesti lelang perencanaan dulu atau sepeti apa. Namun biasanya persoalan berulang kerap terjadi. Di awal tahun ini pencairan anggaran munudur dari waktu yang telah ditetapkan. Kondisi ini diduga jadi pemicu kendalanya," jelasnya.

"Jangankan di pusat, di Kota Bogor saja pencarian anggaran pembangunan itu prosesnya agak mundur kalau di awal tahun seperti ini. Mangkannya ini inisiatif kami saja," tambah Jenal.

Jenal berharap, ada pertemuan antara pemerintah daerah dengan pusat, sebab banyak jalan nasional di Kota Bogor dengan kerusakannnya parah.

"Tentunya kami berharap ada audiensi dengan pemerintah pusat. Tapi secara prosedural kami sudah bersurat dan menginformasikan beberapa ruas jalan nasional perlu perbaikan dan sangat urgent," paparnya.


Editor : JakaPermana