Pemkot Bogor Rencanakan Buat Alternatif Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Lantaran Jalan Lama Tidak Bisa Dibangun Kembali
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan Pemkot Bogor mempunyai alternatif jalur pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor, hal ini muncul setelah jalan tersebut diperkirakan tidak dapat direhabilitasi karena terdapat sumber mata air dan saluran air di bawahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan Pemkot Bogor mempunyai alternatif jalur pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor, hal ini muncul setelah jalan tersebut diperkirakan tidak dapat direhabilitasi karena terdapat sumber mata air dan saluran air di bawahnya.
"Pemkot Bogor telah memetakan dua alternatif jalur pengganti. Terkait dengan kebencanaan tadi, kami mencarikan alternatif pertama akses. Karena akses yang sekarang terjadi longsor ternyata belum bisa dipastikan akan direhabilitasi karena adanya sumber mata air dan saluran air di bawah jalan tersebut," kata Dedie, Senin 10 Maret 2025.
Dia melanjutkan, kalaupun nanti diperbaiki bisa jadi kejadian serupa akan terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya.
"Ya, kemungkinan nanti dikhawatirkan akan terjadi hal serupa ya," tambahnya.
Dedie menjelaskan, dua alternatif jalur pengganti yang tengah dikaji adalah melalui area sekitar Sumur Tujuh dan sekitar Zona Hitam.
"Saat ini, Pemkot Bogor masih mencari solusi terbaik terkait pemindahan jalan tersebut," jelasnya.
Dedie menegaskan, aspek pembiayaan yang mencakup pembebasan lahan, pembuatan Detail Engineering Design (DED), hingga proses pembangunan.
"Kalau pembangunan dengan status kondisi kebencanaan, bisa minta bantuan dari pusat, termasuk juga dalam konteks kelanjutan pemeliharaan Underpass Batutulis," terangnya.
Dedie menegaskan, pembebasan lahan harus dilakukan oleh Pemkot Bogor menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Saat ini, pemkot masih mengkaji aturan terkait agar proses pembebasan lahan dapat dilakukan dengan cepat.
"Pembebasan lahan harus dilakukan tahun ini karena kalau tahun depan, masyarakat kasihan. Lama-lama bisa terisolir dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
