Pemprov Jabar Ambil Alih Proyek Flyover Bomang, Rudi Susmanto Ungkap Butuh Rp150 M
Pemprov Jabar ambil alih proyek Flyover Bomang dengan perkiraan biaya Rp150 miliar menurut Bupati Rudy Susmanto
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akhirnya mengambil alih pembangunan Flyover Bomang Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Langkah Pemprov Jabar ambil alih pembangunan Flyover Bomang menyusul BPTJ yang gagal merealisasikan pembangunan sejak diusulkan pada 2019 dan dikaji di tahun 2020.
"Pembangunan Flyover Bomang akan dilaksanakan oleh Pemprov Jawa Barat pada Tahun 2027 mendatang," ucap Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Minggu 8 Februari 2026.
Rudy Susmanto menerangkan dengan tersambungnya Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman, maka masyarakat pengguna kendaraan roda empat atau lebih tidak lagi harus melalui Jalan Tol Jagorawi-exit di Pintul Tol Sentul, Jalan Tol BORR , Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor-Jalan Raya Jakarta- Bogor.
"Nanti setelah terbangun Flyover Bomang, maka jarak dan waktu tempuh Cibinong-Parung akan lebih dekat dan lebih cepat, karena tidak harus melewati Jalan Tol Jagorawi dan Kota Bogor," terang Rudy Susmanto.
Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra itu menambahkan proyek pembangunan Flyover Bomang membutuhkan anggaran Rp 150 miliar.
Nantinya, dua jalur lambat baik arah Parung maupun Bojonggede atau Cibinong akan tersambung dan tidak terputus lagi oleh jalur kereta api.
"Kami sudah memilah, kewenangan pembangunan Flyover Bomang yang akan menghabiskan biaya hampir Rp 150 miliar akan diambil alih Pemprov Jabar," katanya.***
Editor : Bsafaat


