Pemprov Jabar Apresiasi Kinerja Satgas Sektor 6 Pulihkan Sungai Citarum

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Satgas Sektor 6 Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dalam upaya memulihkan Sungai Citarum.

Pemprov Jabar Apresiasi Kinerja Satgas Sektor 6 Pulihkan Sungai Citarum
Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, telah banyak perbaikan yang terjadi di Sektor 6 dalam upaya pemulihan Sungai Citarum, dimana dari Program Citarum Harum. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Satgas Sektor 6 Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dalam upaya memulihkan Sungai Citarum.

Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, telah banyak perbaikan yang terjadi di Sektor 6 dalam upaya pemulihan Sungai Citarum, dimana dari Program Citarum Harum.

Bersama masyarakat Kecamatan Baleendah dan Bojongsoang yang hampir sekitar 400 ribu kepala keluarga, Satgas Sektor 6 secara perlahan mampu meningkatkan indeks kualitas air.

"Ini salah satu bukti, walaupun sangat kompleks dengan penduduk padat. Limbah rumah tangga, domestik dan lainnya bisa diurai. Bagaimana partisipasi masyarakat yang sudah nagus ini ditingkatkan lagi," kata Sekda Herman usai meninjau Oxbow Bojongsoang Sektor 6, Minggu 9 Juni 2024.

Dia juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat bersiap, sebab setelah berakhirnya Perpres 15/2018 tentang Program Citarum Harum pada akhir 2025 mendatang, untuk melanjutkan pemulihan yang telah dilakukan.

Dia berharap, kolaborasi antara Pemkab Bandung dan masyarakat dapat berjalan maksimal guna menjaga kualitas air Sungai Citarum yang melintasi wilayah mereka.

"Pengelolaan nanti ada di Pemkab. Kita harus bisa melanjutkan, jaga lingkungan," ucapnya.

Dimana tentunya adalah dengan mengurangi sampah organik dari rumah tangga, serta dikelola secara mandiri untuk menjadi pupuk maupun sumber ekonomi baru lainnya.

Hal ini diakuinya, baru akan berjalan maksimal dengan dukungan dari pemerintah daerah.

"Tiap kelurahan (desa), satu saja ada peternak magot oleh karang taruna atau lainnya, dapat jadi cuan. Cuma memang harus ada effort. Anorganik juga bisa diolah. Sampah bukan masalah, asal bisa mengelolanya," ungkapnya.

Dalam peninjauan ke Oxbow Bojongsoang Sektor 6, Sekda Herman melihat pengembangbiakan magot, pengolahan sampah anorganik menjadi bata dan kerajinan, serta budidaya ikan lele dimana sumber pakannya berasal dari magot. (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani